poskomalut, Pemerintah Daerah (Pemda) Pulau Morotai menyambut program tiga juta rumah yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto dengan mengusulkan 2.600 jiwa kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
“Kemarin kami sudah usulkan sekitar 2.600 jiwa dianggap masuk dalam kategori Desil 1 sampai 4, Desil itu status ekonomi berdasarkan hasil survei ekonomi nasional yang dirilis BPS Pusat,” ungkap Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Morotai, Jainudin Naba kepada media ini, Kamis (12/2/2026).
Menurutnya, setelah diusulkan, pihaknya tinggal menunggu hasil dari Kementerian Perkim untuk kuota Morotai yang diakomodir.
“Dua ribuan lebih orang yang kami usulkan itu tinggal menunggu dari pusat, berapa yang diakomodir kemungkinan pertengahan tahun sudah ada hasilnya,” ujarnya.
Ia kembali menerangkan bahwa, rumah tidak layak huni yang didata desa diusulkan ke Disperkim Morotai, selanjutnya tim data internal akan menyaring dokumen tersebut.
“Kalau data sudah masuk Desil 1 sampai 4 maka kami usulkan ke kementerian KKP, yang belum masuk kategori Desil 1 dan 2, pemerintah desa wajib mengusulkan ke dinas sosial untuk diajukan ke BPS Pusat apakah layak atau tidak,” terangnya.
Ia berharap data yang disampaikan bisa direalisasi, karena terkait peningkatan ekonomi masyarakat Morotai.


Tinggalkan Balasan