MABA-pm.com, Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), tidak memperhatikan fasilitas Pasuk Pembawa bendera (Paskibraka) Kabupten.

Hal ini terlihat ketika panitia membawa anggota Paskibraka dengan menggunakan mobil Pick Up bernomol polisi DG 8670 T, saat latihan di depan kantor bupati.

Padahal, angaran yang digelontorkan untuk menyambut HUT RI tersebut sangat fantastis yaknis senilai Rp1,05 miliar.

Pantauan media ini, anggota Paskibraka kabupten terlihat dimobilisasi menggunakan mobil Pick Up. Langkah itu cukup membahayakan pasukan pengibara bendera.

Kepala Kesbangpol Haltim, Zubaida Komdan dikonfirmasi mengatakan, mobil tersebut digunakan hanya sementara waktu.

“Sementara waktu kita menggunakan mobil tersebut. Pasalnya mobil bus dinas perhubungan juga digunakan mahasiswa KKS. Dan, bus yang besar itu rusak,” tuturnya.

Ditanya terkait angaran Paskibraka, dirinya membenarkan nilanya Rp1 miliar lebih.

“Angaran tersebut digunakan untuk kebutuhan paskibraka, mulai dari Pangadaan makanan, baju olahraga, pelatih, uang saku dan kebutuhan lainnya,” tuturnya.

Dirinya menambahakan, untuk Paskibraka yang dilibatkan dalam HUT RI sebanyak 40 orang.

“40 organ tersebut pasukan pagi dan sore,” pungkasnya.