Tak Kantongi Izin PMKU, PT Tal Mulus Beraktivitas di Pelabuhan Weda, Halteng

Ilustrasi aktivitas kapal tol laut.

WEDA-pm.com, Program tol laut dari pemerintah pusat diharapkan berdampak pada kelancaran distribusi barang dan pemerataan harga logistik di seluruh wilayah Indonesia.

Hal ini kemudian dimanfaatkan PT Tal selaku usaha bongkar muat kargo kontainer di Pelabuan Laut Weda, Kabupaten Halmahera Tengah.

Namun, belakangan terungkap aktivitas PT Tal  ternyata tanpa mengantongi izin atau dokumen PMKU (Pemberitahuan Malakukan Kegiatan Usaha).

Anehnya lagi, PT Tal menjalankan aktivitas bongkar muat selama ini tidak mendapat teguran dari petugas KUPP (Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan) Weda.

"Selama ini dorang (mereka) tarada (tidak ada) dokumen PMKU, tapi dorang aktif beraktivitas di pelabuhan ini, baru petugas di sini juga dorang diam seakan-akan PT Tal ini sudah ada dokumen PMKU," ungkap salah satu warga yang enggan namanya dipublis kepada media ini, Rabu (26/7/2023).

Terpisah, Petugas Pemroses Data Bina Usaha Angkutan Laut, Halil menjelaskan untuk saat ini PT Tal dalam proses pengurusan berkas membuka kantor cabang. Pasalnya, kantor pusatnya berada di Surabaya.

"Kemarin kami sudah panggil pihak PT Tal untuk melengkapi persyaratan-persyaratan, karena kami akan melakukan penertiban, jadi sementara ini mereka dalam pengurusan membuka kantor cabang disini," katanya kepada poskomalut.com Rabu (26/7/2023).

Sampai berita ini naik tayang, poskomalut.com berupaya mendapat keterangan dari Kepala KUPP Kelas III Weda Kabupaten Halmahera Tengah.

Komentar

Loading...