poskomalut.com
baner header

Mayat Tanpa Identitas Membusuk di Perkebunan Warga Akelamo

JAILOLO-PM.com, Sabtu 16 November 2019 sekitar pkl 17.30 Wit di bawah pohon Mangga kebun Milik La Ade, Warga Desa Akelamo Kecamatan Sahu Timur, Kabupaten Halbar telah ditemukan sesosok mayat yang belum diketahui identitasnya.

Kronologis kejadian, sekitar Pkl 17.10 wit saksi La Ade, dan Sapria Tura, pergi ke sebuah kebun milik La Ade yang tidak jauh dari perkampunggan Desa Akelamo, tepatnya di belakang pasar Akelamo dengan tujuan mengambil buah mangga.

Setibanya dikebun, keduanya mencium bau busuk yang tidak jauh dari tempat mereka, lalu la Ade menuju ke sebuah pohon mangga yang berbuah dengan tujuan memetik buah mangga, namun Ia terkejut melihat ada sesosok mayat yang tidak dikenal berada dibawa pohon mangga, lalu saksi memanggil temannya untuk menemaninya dengan tujuan mencari tahu sosok mayat tersebut.

Keduanyapun pergi melapokan kepada Pemerintah Desa Akelamo, Babinkamtibmas dan Babinsa terkait penemuan mayat tersebut.

Dari laporan tersebut, diterjunkan 5 orang personel dari Polsek Sahu, Babinsa setempat serta tim medis dr RSUD Jailolo mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Pihak kepolisian polsek setempat melakukan Pulbaket, Olah TKP, dan hingga mengangkut mayat yang suda berbau, dan hancur itu ke RSUD Jailolo menggunakan Ambulance untuk di identifikasi. Mayat tiba di Ruang Mayat RSUD jailolo untuk proses identifikasi.

Kapolres Halmahera Barat, AKBP Aditya Laksimada, ketika di konfirmasi via aplikasi whastApp, Sabtu (16/11/2019) malam, membenarkan adanya temuan mayat.


Orang nomor satu di Polres Halbar, mejelaskan mulai sekitar pukul 17.00 wit tadi, tim ident kord Polres Halbar, bersama dengan pihak RSUD Jailolo sudah melakukan proses identifikasi namun karena jenazah sudah sangat tidak utuh belum dapat diungkap identifikasi jenazah itu.

Jenazah saat ditemukan tinggal sisa tengkorak dan tulang, terlihat jelas yang terbungkus baju bergambar tengkorak. “Dan ada sebagian dan tulang kerongkongan yang terlilit diatas pohon, seperti sisa orang gantung diri.”jelas Aditiya. (sam/lan/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: