SOFIFI-PM.com, Instruksi Gubernur Maluku Utara, KH Abdul Gani Kasuba kepada seluruh SKPD untuk ikut menyukseskan gelaran Kongres KNPI ke-16 di Kota Sofifi yang sedianya ditunjuk sebagai tuan rumah ternyata tidak diindahkan.
Ini terlihat pada saat pembukaan kongres ke-16 yang baru saja sukses dilaksanakan di Sofifi pada Minggu 15 Mei malam kemarin, hanya lembaga Vertikal seperti TNI-POLRI yang ikut hadir memenuhi undangan mendampingi Gubernur Maluku Utara.
Dikesempatan sebelum dibukanya kongres, Gubernur terlebih dahulu melakukan peletakan batu pertama pembangunan Monumen Pemuda ditandai dengan dibawanya tanah dan air dari 34 provinsi se-Indonesia.
Lewat kesempatan itu, gubernur menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh tamu undangan yang hadir pada pembukaan kongres, jika sejumlah perangkat daerah termasuk sekertaris daerah tidak tampak mendampinginya.
Meski begitu, sambung gubernur, pemerintah provinsi mendukung, serta menyukseskan kegiatan kongres yang dilaksanakan di Maluku Utara.
“Saya berharap lewat ongres pemuda ini mampu menjadi dorongan agar Kota Sofifi secepatnya dijadikan kita definitif seperti kota lainnya di Indonesia. Pemuda adalah penerus bangsa ini, dengan tidak kehadiran para SKPD Pemprov bukan menjadi ukuran sukses dan tidaknya Kongres KNPI di Malut ini. Secera kebutulan juga ini waktu libur jadi ada yang berlibur dengan keluarga,” ujar Gubernur.
Diketahui, pada pembukaan kongres ke-16 hanya dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Ansar Dialy dan Kepala Dinas Sosial, Muhammad Ismail.



Tinggalkan Balasan