MOROTAI-pm.com, Kepala Inspektorat Kabupaten Pulau Morotai, Marwanto P. Soekidi mengungkapkan penggunaan anggaran Makan Minum (Mami) di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) selama 2024 senilai Rp3,5 miliar tidak wajar.
“Itu makan minum OPD loh, bukan makan minum Pemda. Di situ Rp3,5 miliar, kan nggak wajar. Mau tiap hari makan pizza juga nggak mungkin habis segitu,” ungkap Marwanto ketika dikonfirmasi awak media, usai mengikuti peringatan Hardiknas di kantor bupati, Jumat (2/5/2025).
Menurutnya, melihat anggaran BPKAD tahun lalu yang begitu besar, bisa diduga terdapat kejanggalan.
“Nggak, tidak wajar walaupun ada kepentingan Pemda di situ. Tetap nggak wajar,” tegasnya
“Pada item anggaran 2024 sebesar Rp3,5 miliar itu didapat dari makan minum di BPKAD senilai Rp3 miliar lebih dan makan minum untuk tamu senilai Rp500 juta. Sedangkan, pada di 2023, BPKAD juga menganggarkan biaya makan minum senilai Rp2,8 miliar, sehingga total anggaran Mami mencapai 6,3 miliar. Masih banyak item lainnya yang ngak masuk akal misalnya biaya pemeliharaan dan lainnya,” cetus Marwanto.
Untuk diketahui, sepanjang 2023-2024, BPKAD Morotai mengelola anggaran senilai Rp19,8 miliar. Dengan rincian 2023 Rp9,2 miliar. Sedangkan 2024 senilai Rp10,6 miliar.



Tinggalkan Balasan