Halmahera Tengah mengalami inflasi year on year (y-on-y) sebesar 2,05 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 109,54. Inflasi terjadi di Mei 2025.
Sesuai data data BPS Halmahera Tengah (Halteng), inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan naiknya indeks delapan kelompok pengeluaran. Yakni makanan, minuman, dan tembakau sebesar 3,94 persen; pakaian dan alas kaki sebesar 3,41 persen; perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,58 persen.
Berikutnya perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,86 persen; kesehatan sebesar 3,36 persen; pendidikan sebesar 1,96 persen; penyediaan makanan dan minuman/ restoran sebesar 0,13 persen; serta perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 2,78 persen.

Tim data BPS Halteng, Sabri mengatakan, penurunan indeks ditunjukkan tiga kelompok pengeluaran, yaitu transportasi sebesar 0,99 persen, informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,54 persen, dan rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,10 persen.
“Tingkat deflasi month to month (m-to-m) sebesar 0,26 persen dan tingkat inflasi year to
date (y-to-d), Mei 2025 terhadap Desember 2024 sebesar 0,76 persen,” pungkaanya.


Tinggalkan Balasan