poskomalut– CV Filanga Perkasa beralamat di Desa Weilegi Kecamatan Patani, Kabupaten Halmahera Tengah menuai sorotan publik.
Pasalnya kegiatan fisik yang dikerjakan CV Filanga banyak meninggalkan masalah.
Selain itu, terdapat pekerjaan jembatan diduga milik sala satu ASN yang dikerjakan CV Filanga sudah ambruk.
Proyek itu berlokasi di Desa Yondeliu dan pembangunan tembok tepi di Desa Loman Kecamatan Patani, masing-masing memiliki nilai kontrak Rp1 miliar lebih.
“Proyek jembatan yang ada di Desa Yondeliu dan proyek tembok tepi yang ada di Desa Loman itu pemiliknya sala satu ASN yang punya jabatan strategis di pemerintah daerah,” ungkap sumber terpercaya media ini, Selasa (8/7/2025) kemarin.
Padahal, proyek tersebut masih dalam tahapan pemeliharaan, namun sudah ambruk hampir 3 meter lebih, karena kualitas pekerjaan tidak memenuhi standar.
Ia menjelaskan kedua pekerjaan fisik tersebut baru selesai dikerjakan pada akhir 2024.
“Ini harus menjadi perhatian serius Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah (Halteng). Sebab anggaran yang digunakan ini bersumber dari APBD yang itu seharusnya masyarakat juga harus menikmati,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan