poskomalut, Terungkap proyek peningkatan jalan hotmix di Desa Wairoro Indah dikerjakan CV. Kokoya Island.

Perusahaan tersebut beralamat di Mangga Dua Utara, Kota Ternate Selatan, Kota Ternate – Pulau Morotai, Maluku Utara

Jurnalis poskomalut berhasil mengantongi dokumentasi papan proyek yang menerangkan nama pekerjaan: peningkatan jalan hotmix Halteng Wilayah 1 dengan nomor kontrak : 600/05/SPP/BM-JLN/APBD/DPUPR-HG/VI/2025, nilai kerja sama Rp13.872.000.000,- lokasi pekerjaan, di Kecamatan Weda dan Weda Selatan, masa pelaksanaan 190 (seratus sembilan puluh) hari kalender.

Sesuai penelusuran poskomalut di lapangan pada Kamis (7/08/2025) tidak ada pengawas dan konsultan. Bahkan, papan informasi yang menerangkan asal usul pekerjaan tersebut tidak ditemukan di lokasi kegiatan.

Pekerjaan tersebut semula dicurigai warga setempat sebagai proyek selimun lantaran tidak papan informasi.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Rislawati Karim dikonfirmasi terkait pekerjaan tersebut memilih bungkam.

Rislawati enggan memberi kejelasan terkait aktivitas di lapangan tidak ada pengawasan teknis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Halmahera Tengah.

“Itu berarti proyek jalan tersebut tidak memiliki pengawasan yang memadai dari pihak konsultan. Kalau model begini kualitas jalan yang dibangun bisa diduga tidak sesuai standar yang diharapkan,” ungkap salah satu sumber warga yang tidak mau dipublis namanya.

Menurutnya, secara umum warga ketahui setiap pekerjaan fisik yang sumber dananya dari pemerintah harus ada pengawasan. Sebab, sangat penting untuk memastikan proyek berjalan sesuai dengan rencana dan standar yang ditetapkan.

“Proyek yang dikerjakan tanpa menggunakan konsultan atau pengawasan dari dinas terkait itu indikasinya sebagai trik untuk membohongi masyarakat agar tidak termonitoring besar anggaran dan sumber anggaran,” tandasnya.

Terpisah, Kepada Dinas PUPR, Ir. Arief Jalaludin belum bisa dimintai keterangan hingga berita ini naik tayang.