poskomalut, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai dan penyedia proyek pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) terus berupaya menuntaskan pekerjaan fisik yang saat ini sudah mencapai lebih dari 80 persen.

Berdasarkan data, realisasi anggaran baru mencapai 60 persen. Namun progres fisiknya sudah melampaui realisasi anggaran yakni 82,47 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Morotai, Ahdad Hi Hasan saat dikonfirmasi mengungkapkan, pembangunan Labkesmas saat ini masih terus dikerjakan. Bahkan capaian fisiknya sudah di atas 80 persen.

“Tingginya capaian fisik dibandingkan realisasi anggaran menunjukkan bahwa pelaksanaan pekerjaan di lapangan telah berjalan lebih cepat dibandingkan penyerapan anggaran,” ungkapnya, Jumat (7/8/2026).

Ia melanjutkan, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan pembangunan tersebut agar pekerjaan Labkesmas dapat diselesaikan sesuai ketentuan, baik dari sisi kualitas, volume maupun waktu pelaksanaan.

Terkait upah pekerja yang sempat dipersoalkan, Ahdad yang sebelumnya menjabat Kepala Bappeda Morotai itu menyebut masalah tersebut telah diselesaikan oleh pihak penyedia.

Senada, Filli selaku pihak penyedia pembangunan Labkesmas membenarkan bahwa tunggakan kepada pekerja telah diselesaikan semuanya.

“Labkes tidak ada tunggakan apapun dari penyedia,” ungkapnya.

Filli menjelaskan, proyek tersebut terus mengalami peningkatan seiring dengan direalisasinya anggaran untuk pembangunan tersebut.

“Awalnya bobot proyek itu 80,15 persen. Tapi saat dibayarkan ke 60 persen, progres fisiknya jadi 82,47 persen. Artinya ada percepatan dari pihak penyedia ketika sudah dibantu proses pencairan oleh Pemda Morotai,” jelasnya.

Terkait progres penyelesaian proyek, Filli menambahkan pihaknya akan berusaha menambah tenaga kerja agar proyek tersebut cepat selesai.

“Kita berupaya tambah tenaga kerja agar progresnya cepat selesai. Bahkan kita berupaya kerja siang dan malam,” tambahnya.