poskomalut.com
baner header

Bawaslu Kota Ternate Temukan Lebih dari 4 Kasus ASN Langgar Kode Etik

TERNATE-PM.com, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Ternate telah memeriksa beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) terkait dengan dugaan pelanggaran kode etik ASN terhadap pemilihan walikota dan wakil walikota Ternate 2020.

Kepada poskomalut.com, Ketua Bawaslu Kota Ternate Kifli Sahlan mengatakan, sampai dengan hari ini, ada beberapa ASN yang kemudian diperiksa diduga melanggar kode etik.

“Sementara kita sudah melakukan pengkajian dan statusnya sudah keluar, tetapi untuk sementara kita belum bisa mengantar langsung ke ASN, karena Bawaslu masih sibuk dengan beberapa agenda penting termasuk didalamnya adalah perekrutan pengawas pemilu ditingkat kelurahan dan juga pendaftaran syarat dukungan perseorangan,” jelasnya.

Kifli menjelaskan, setelah melakukan agenda seperti perekrutan pengawas pemilihan tingkat kelurahan, dan pendaftaran syarat dukungan perseorangan maka Bawaslu Kota Ternate akan secepatnya melakukan koordinasi rapat pimpinan untuk kita sampaikan ke ASN.

“Setelah itu kita kawal secepatnya putusan ASN itu diserahkan pada kami dan kepada tim pembina kepegawaian di daerah agar supaya bisa dintindak lanjuti dengan cepat,” tegasnya.

Kifli menambahkan, termasuk salah satu Kadis di Kota Ternate yang diduga melanggar kode etik.

“Untuk itu Bawaslu Kota Ternate akan melakukan cek in ulang satatusnya terkait dugaan pelanggaran kode etik di Kordif Hukum Bawaslu Kota Ternate,” jelasnya.

Sampai sejauh ini Bawaslu Kota Ternate sudah memeriksa lebih dari Empat kasus ASN yang melanggar kode etik.

“Dari awal tahun 2019 sampai dengan februari 2020, Bawaslu Kota Ternate sudah memeriksa lebih dari Empat kasus ASN yang melanggar kode etik, dan pada awal bulan maret Bawaslu Kota Ternate akan menyerahkan kepada ASN pusat, terkait dengan pelanggaran kode etik ASN terhadap pemilihan walikota dan wakil walikota Ternate,” (Ris/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: