Kuntu: Tahu Nilainya Saja Rp 500 M, Realisasi Belum Tahu

Dana Pinjaman Rp 500 M Mulai Menuai Protes

Kuntu Daud

SOFIFI-PM.com, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara, mulai menaruh curiga terhadap dana pinjaman senilai Rp 500 Miliar sehingga akan membentuk tim gabungan komisi untuk mengevaluasi, sekaligus turun mengecek kegiatan proyek pemprov yang bersumber dari dana pinjaman PT SMI tersebut.

Ketua DPRD Malut, Kuntu Daud, saat dikonfirmasi mengaku dana pinjaman pemprov ke PT SMI senilai Rp 500 miliar yang masuk tahun 2021 ini belum diketahui berapa realisasinya.”Kita cuma tahu nilainya saja Rp 500 miliar tapi sudah berapa cair dan realisasi kami belum tahu,”katanya.

Untuk itu DPRD Malut akan mengevaluasi progres kegiatan proyek pinjaman sekaligus evaluasi realisasi anggaran pinjaman. ”Kami akan evaluasi realisasi dana pinjaman  sudah berapa karena kami belum ketahui,”tegasnya.

Langkah ini diambil menyusul adannya rencana pemprov yang akan mengajukan pinjaman ulang dalam rangka pemulihan ekonomi. “Rp 500 miliar saja belum tuntas. Saya akan tolak secara mentah-mentah jika pemprov ajukan pinjaman ulang karena pinjaman Rp 500 miliar saja belum tahu berapa realisasinya jadi kami fokus evaluasi dulu,”ungakapnya.

Selain itu, tim lintas komisi ini juga mengevaluasi kegiatan infrastruktur kesiapan STQ karena belakangan pemprov mengusulkan pelaksanaan STQ nasional ditunda sampai Oktober 2021 dengan alasan pelaksanaan STQ nasional bersamaan dengan perayaan HUT Provinsi Malut. ”Tim lintas komisi ini juga evaluasi infrastruktur  pendukung STQ,”katanya.(iel/red)

Komentar

Loading...