SOFIFI-PM.com, Meskipun Gubernur Maluku Utara telah mengeluarkan instruksi agar aktifitas SKPD dilingkungan Provinsi Malut berkantor di Sofifi, namun beberapa SKPD rupanya masih bandel sehingga belum menutup sekretariat di Kota Ternate mendapatkan tanggapan dari Anggota Komisi II DPRD Provinsi Sugeng Cahyono.
Dirinya menilai SKPD Pemprov yang masih beraktivitas di Ternate itu SKPD yang setengah hati mendukung Sofifi sebagai kawasan khusus.
“Pada prinsipnya edaran gubernur tentang OPD harus berkantor di Sofifi harus dikuti oleh ASN karena gubernur adalah pejabat tertinggi di Peprov. Oleh karena itu, ASN mestinya memaksimal mungkin,” katanya.
Akan tetapi menurut Politsi PAN ini bahwa apa yang dilihat selama ini ASN banyak berdomisili di Kota Ternate sehingga efektifitas pasti tidak maksimal.”Yang kita lihat berama ASN banyak berdomisili di Ternate maka efektifitas seyakin saya pasti tidak maksimal untuk menjadi pelayan public masyarakat”Ungkap Cahyono.
Menurutnya, besar harapan rakyat itu apa yang bisa berhubungan dengan birokrasi belum bisa berjalan efektif karena rumah ASN yang disiapkan Pemprov banyak yang tidak ditempati bahkan banyak yang rusak. Pemprov sudah melakukan renofasi. “Saya melihay harusnya sudah dapat tunjangan Tambahan Penghasilan (TPP) ASN seharusnya lebih giat dan lebih disiplin ke abdi negara dan melayani rakyat dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya,”Tambahnya.
Sebab, Lanjut Cahyono ASN sudah menandatangani jangankan kerja yang disiplin bahkan siap ditempatkan di mana saja.”Saya selaku anggota komisi I dalam ini sangat menyoroti ASN di Pemprov ini harus semaksimal mungkin khususnya pelayanan dasar kebutuhan rakyat,” ucapnya.
Dikesempatan yang sama, Cahyono juga menyentil terhadap kepala dinas yang juga malas berkantor di Sofifi mestinya pimpinan harus memberikan contoh,kalua pimpinan memberikan contoh tentunya bawahan juga merasa segan itu ada, takut apalagi kalua pimpinan tepat waktu.
“Saya rasa ini harus dilakukan tapi kalua kepala dinas pimpinan sekretaris juga berdomisili di Ternate, dating juga semau gue apa yang di kata sementara Provinsi Malut sudah di poroyeksikan menjadi kawasan khusus, maka ini bisa dikatakan program pemerintah tentang Sofifi menjadi kawasan khusus belum didukung maksimal,” cetusnya.
Ia mengimbau bahwa, dukungan ini mestinya seluruh ASN dengan melakukan kinerjanya di instansi masing –masing secara maksimal. Padahal gubernur sudah menegaskan melalui surat setiap apel ,dalam rapat namun kelihatannya meresponnya ASN ini yang berdomili di Ternate tidak maksimal menjalankan perintah gubernu makanya gubernur sering sampaikan ASN membangkan.
“Nah hal ini sekda harus lebih pro aktif kepala dinas juga harus menunjukan loyalitasnya kalua tidak saya anggap tidak loyal sama pimpinan.saram saya apa yang menjadi penyampaikan gubernur secara tersurat maupun tersirat wajib hukumnya untuk dilaksanakan baik pimpinan OPD maupun bahawannya,” tegasnya.(iel/red)



Tinggalkan Balasan