WEDA-pm.com, Warga Desa Trans Wele dan SP1 Kobe, Halteng harus berjibaku menyelamatkan barang-barangnya di rumah. Hujan lebat terjadi beberapa hari kemarin menyebabkan banjir menggenangi rumah mereka.
Banjir terjadi pada Jumat (15/9/2023) disebut cukup parah dari sebelumnya.
Pantauan poskomalut.com, dalam seminggu ini hujan lebat hampir merata di seluruh wilayah Halmahera Tengah, akibatnya banjir menggenangi beberapa desa.
Ketinggian air mencapai satu meter. Tdak sedikit warga terpaksa berbondong-bondong menyelamatkan barang-barang berharga mereka dan mengevakuasi anggota keluarga ke tempat lebih aman.
Lokasi terparah saat ini berada di Trans Wele dan SP1 Kobe, Weda Tengah dengan ketinggian air sepinggang orang dewasa.
Tidak hanya rumah warga, beberapa fasilitas umum tak luput dari rendaman banjir.
Menurut, Rian salah satu warga setempat, bencana tidak dapat ditolak. Dia mengajak masyarakat agar bahu-membahu membantu warga yang terdampak bencana alam tersebut.
“Menghadapi keadaan darurat seperti ini, kepedulian terhadap sesama sangat diperlukan,” ungkapnya, Jumat (15/9/2023).
“Semoga musibah ini segera berlalu dan kita dapat beraktivitas seperti biasa lagi,” sambung Rian saat ditemui di lokasi banjir.
Upaya jurnalis poskomalut.com mendapat informasi dari instansi teknis yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengenai langkah alternatif untuk menyelamatkan warga.
Kepala Dinas BPBD Halteng, Rais Musa mengatakan, pihaknya sementara dalam perjalanan menuju lokasi banjir.
“Torang sementara dalam perjalanan menuju lokasi banjir,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan