SOFIFI-PM.com, Enam pejabat eselon II di lingkungan Provinsi Maluku Utara resmi didefenitifkan di enam jabatan. Pelantikan dan pengambilan sumpah dan janji jabatan enam pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup Provinsi Maluku Utara oleh Gubernur Kh Abdul Gani Kasuba, disaksikan Wakil Gubernur Ir Al Yasin Ali dan Sekretaris Daerah Samsuddin Abdul Kadir. Pelantikan enam pejabat berlangsung di ruang rapat lantai empat Kantor Gubernur Maluku Utara, Rabu. Momen pelantikan dihadiri langsung gubernur, wakil gubernur dan sekretaris daerah merupakan kali pertama dalam proses pelantikan jabatan pimpinan OPD di Provinsi Maluku Utara.
Enam pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dilantik yakni Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Abdullah Assagaf, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Fahrudin Tukuboya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Febby Alting, Kepala Badan Pendapatan Asli Daerah, Zaenab Alting, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Rahwan K Suamba dan Kepala Biro Ekonomi, Marwan Polisiri.
Pelantikan enam pejabat ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Maluku Utara Nomor: 821/.2.22/KEP/JPTP/125/VIII/2021 tentang pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkup Provinsi Maluku Utara.
Gubernur AGK usai melantik enam pejabat langsung memberikan ucapan selamat dan meminta agar mampu menjadi representatif gubernur dan wakil guberrnur untuk melayani rakyat. Gubernur mengingatkan jika ada rakyat merasa terskiti karena tidak dilayani oleh pejabatnya, itu sama halnya menyakiti hati gubernur karena gubernur dipilih oleh rakyat. Oleh karena itu, ia meminta agar setiap pimpinan OPD harus memberikan layanan terbaik bagi masyarakat atau mitra gubernur yang datang ke kantor walaupun hanya segelas air.
Gubernur AGK pada wartawan mengaku pejabat yang dilantik harus menjalankan tugas serta melayani masyarakat, karena jabatan itu amanat.”Saya minta pada pejabat yang baru dilantik agar perhatikan nasib masyarakat, jangan hanya memperkaya diri sendiri,”tegasnya.
Pelantikan enam pejabat ini bukan terakhir, namun akan ada pelantikan susulan beberapa jabatan yang masih lowong serta kinerja kepala dinas yang tidak maksimal.”Satu atau dua harga ke depan akan ada pelantikan lagi. Jika kepala dinas kerjanya tidak maksimal,”katanya.
Sementara Kepala BKD Malut Idrus Assagaf, saat dikonfirmasi menambahkan masih terdapat tiga jabatan yang lowong sehingga akan diisi. Saat ini telah diusulkan ke KASN.”Iya masih ada tiga jabatan yang kosong, yakni Disperindag, Dinas Pariwisata dan Biro Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setda Malut, sehingga saat ini telah diusulkan ke KASN,”ungkapnya.
Selain itu kata Idrus, ada beberapa jabatan eselon II sudah menduduki dua tahun akan evaluasi, sehingga gubernur bermaksud itu.”Kalau sudah dua tahun ya harus dievaluasi, sehingga itu yang mungkin pak gubernur maksud untuk lantik,”singkatnya.(iel/red)



Tinggalkan Balasan