poskomalut.com
baner header

Fraksi Demokrat ‘Dikeroyok’

SANANA-PM.com, Alat kelengkapan dewan (AKD) DPRD Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) periode 2019-2024 akhirnya terbentuk. Hal ini dilakukan melalui sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Sinaryo, yang berlangsung di ruang sidang utama DPRD Kepsul, Kamis (14/11/2019).     

Dalam pembentukan AKD tersebut, fraksi Partai Demokrat yang memeliki lima kursi di DPRD Kepsul, “dikeroyok” 12 Partai politik (Parpol) yang terbagi dalam tiga fraksi, yakni Fraksi Basanohi, Kebersamaan dan Golkar. Pasalnya, meski Demokrat sebagai peraih kursi terbanyak di parlemen namun, dalam distribusi AKD tersebut, jatah fraksi Demokrat hanya di AKD Badan Anggaran (Banggar) dan Banmus. Itupun karena Ketua DPRD adalah exofisio. Lain itu, tak satupun anggota F-Demokrat tak menduduki posisi unsur pimpinan, baik itu komisi-komisi, , Badan Kehormatan (BK) maupun Bapenperda. Partai yang diketuai Hendrata Thes sebagi Ketua DPD I Demokrat Malut tersebut, hanya masuk sebagi anggota biasa dalam setiap alat kelengkapan. 

Berikut, struktur AKD DPRD Kepsul. Komisi I diketua oleh Ketua M. Natsir Sangadji Partai Gerindra, Wakil Ketua Adenyong Tidore PDIP dan Sekretaris Safril Umagap dari PKS. Sementara Komisi II diketuai oleh Sahrul Fatgahipon dari PDIP, Wakil Ketua Ramli Sade dari Berkarya, Sekretaris Safrin Gailea dari Nasdem. Sedangkan Komisi III diketuai oleh Lasidi Leko dari Partai PBB, Wakil Ketua Iksan Umaternate dari Partai Golkar dan Sekretaris Ramli Tidore dari PKS.

Untuk Badan Kehormatan (BK) DPRD di Ketuai oleh Iksan Umaternate dari Golkar, Wakil Ketua Safril umagap dari PKS dan Kamal Upara dari PKB sebagai anggota. Anggota Bapenperda di Ketuai oleh Abdulkadir Sapsuha dari PAN.

Sementara itu, Ketua DPRD Kepsul, Sinaryo Thes yang di wawancarai Posko Malut terkait posisi Demokrat yang tidak mendapatkan jatah dalam AKD tersebut mengatakan, ini adalah dinamika politik, hingga itu tidak perlu ditanggapi berlebihan. “Bagi saya ini adalah proses demokrasi, yang pasti dapat jatah di AKD atau tidak, tetapi semua adalah anggota DPRD, dan yang paling penting semua anggota harus kerja dengan baik, sehingga tidak mengecewakan masyarakat,” pungkasnya. (fst/red).

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: