SOFIFI-PM.com, Panitia seleksi pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) maupun pegawai dengan perjanjian kerja (PPPK) non guru  di lingkungan Provinsi Maluku Utara, akan mengumumkan hasil seleksi administrasi pada besok (hari ini).

Jumlah pelamar yang mendaftar sebanyak 947 orang, terdiri dari pelamar CPNS sebanyak 914 orang dan PPPK non guru 33 orang. Sementara jumlah kuota formasi  Pemprov Malut untuk CPNS tenaga teknis sebanyak 32 kuota, sedangkan PPPK untuk tenaga kesehatan sebagai 39 kuota.

“Jumlah total pelamar seleksi CASN maupun PPPK (Non Guru) Pemprov Malut Tahun 2021 sebanyak 947 orang. Rencana pengumuman seleksi administrasi pada 2-3 Agustus 2021,” kata  Kepala Bidang Perencanaan dan Penataan Jabatan Aparatur BKD Provinsi Maluku Utara, Fahri Fuad, saat dikonfirmasi wartawan, kemarin.

Fahri mengaku berdasarkan jadwal dari Panselnas, pengumuman seleksi administrasi tanggal 2-3 Agustus 2021, sehingga di pemprov sendiri rencananya akan diumumkan Senin malam (malam ini). Meskipun demikian ada waktu sanggahan bagi pelamar yang tidak puas. ”Besok malam (red-malam ini) rencananya kami umumkan hasil seleksi administrasi CPNS maupun PPPK non guru di lingkungan pemprov. Dalam pengumuman nanti ada waktu sanggahan tiga hari, dan pengumuman hasil sanggahan 15 Agustus,”ungkapnya.

Fahri menambahkan, tes CPNS tahun  ini tes seleksi kompetensi dasar (SKB menggunakan sistem computer assisted test (CAT) dengan nilai ambang batas untuk  tes wawancara kebangsaan (TWK) nilai 65 tes intelegensi umum (TIU) nilai 80 dan tes karakteristik pribadi (TKP) nilai 166.” Tes pelamar CPNS jalur umum dengan nilai ambang batas yakni  TWK nilai harus capai 65, TIU 80 dan TKP harus vapai nilai 166,” ungkapnya.

Sementara untuk menentukan kelulusan CPNS nanti, kata Fahri, tahun ini ada perubahan nilai namun kelulusan berdasarkan passing grade. Jika pelamar yan mencapai passing grade melebihi dari jumlah kuota formasi maka dilakukan perengkingan.

“Iya ada perubahan nilainya. Kelulusan berdasarkan passing grade. Jika pelamar yang memenuhi passing grade jumlahnya lebih dari alokasi baru dilakukan perangkingan,” jelasnya.

Ia juga mengimbau  pada peserta pelamar CPNS memantu informasi terus di portal resmi. BKD Malut juga imbau agar  tidak mudah percaya pada oknum atau pihak-pihak yang menawarkan jasa kelulusan karena seluruh tahapan seleksi dilakukan secara obyektif, transparan dan akuntabel,” ungkapnya.(iel/red)