poskomalut.com
baner header

Hasil Verfak KPU Ternate, Muhdi-Ghazali Belum Penuhi Syarat

KPU Beri Waktu 3 Hari Tambah 10.694 Dukungan

TERNATE- PM.com, Langkah bakal pasangan calon (bapaslon) Walikota dan Wakil Walikota jalur perseorangan Muhdi Hi. Ibrahim dan Gazali Westplat untuk maju bertarung di Pemilihan Walikota Ternate 2020, nampaknya sangat sulit. 

Pasalnya, dari jumlah 12.467 dukungan yang dipersyaratkan untuk bisa maju mencalonkan diri lewat jalur perseorangan ini, pasangan Muhdi-Ghazali berdasarkan verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ternate, Senin (20/07/20) dari 12.442 dukungan yang diverifikasi yang memenuhi syarat hanya 7.120 dukungan dan kurang 5.347 dukungan.

Komisioner KPU Kota Ternate, Divisi Teknis Penyelenggaraan Kuad Suwarno, mengatakan berdasarkan Pasal 32A PKPU Nomor 01 Tahun 2020 tentang Perubahan atas PKPU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, atu Walikota dan Wakil Walikota, bahwa bakal calon yang dinyatakan belum memenuhi syarat berdasarkan hasil verifikasi dukungan dan jumlah sebaran harus menyerahkan dukungan perbaikan kepada KPU sesuai dengan tingkatannya.

“Mengacu pada PKPU ini, maka syarat jumlah dukungan Bapaslon perseorangan Muhdi-Ghazali yang wajib diserahkan pada masa perbaikan menjadi dua kali lipat dari jumlah kekurangan dukungan,” ungkap Kuad.

Lanjutnya pasangan Muhdi-Ghazali, kata Kuad dari kekurangan 5.347 dukungan ini, maka wajib menyerahkan dua kali lipat dari kekurangan dukungan, yakni 10.694 dukungan perbaikan. “Sesuai dengan tahapan, jangka waktu perbaikan selama tiga hari. Terhitung, tanggal 25-27 Juli 2020,” tutur Kuad.

Sementara itu, menanggapi hasil rekapitulasi KPU Kota Ternate, Ketua Tim IT (Muhdi-Ghazali), Gunawan memberikan apresiasi kepada KPU Kota Ternate selama tahapan verifikasi. Dirinya menjelaskan, sejauh ini ia bersama tim sudah berkomunikasi dengan pasangan calon (Muhdi-Ghazali), bahwa yang bersangkutan masih siap untuk melakukan perbaikan sebagaimana yang disyaratkan KPU. 

“Kami Tim, mewakili pasangan calon tidak berkeberatan dengan hasil pleno KPU dan selanjutnya soal masa perbaikan. dirinya optimis bersama tim bisa menyerahkan berkas perbaikan sebagaimana pada waktu yang ditetapkan,” pungkasnya. (Ris/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: