SOFIFI-PM.com, Pera pencari pekerjaan sebagai abdi negara agar menyiapkan diri untuk mengikuti tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagi tenaga guru, kesehatan dan tenaga teknis yang pendaftarannya bakal dibuka pada 31 Mei 2021.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Malut Idrus Assagaf menyampaikan, alokasi formasi untuk pengadaan ASN Pemerintah Provinsi Maluku Utara Tahun 2021 sesuai keputusan Menpan RB kepada provinsi dan kabupaten/kota secara keseluruhan adalah sebanyak 8.508 orang.
“Rinciannya, PPPK sebanyak 7.222 orang, terdiri dari tenaga guru 6.970 orang, kesehatan 216 dan tenaga teknis 36 orang. Semsntara CPNS sebanyak 1.286 Orang, terdiri dari, tenaga kesehatan 1.056 dan tenaga teknis 230 orang,” katanya.
Sementara, Kabid Perencanaan Pengadaan dan Penataan Jabatan Aparatur BKD Malut, Fahri Fuad menambahkan, alokasi formasi CPNS maupun PPPK secara keseluruhan sebanyak 8.508 ini tersebar di 9 kabupaten/kota dan Provinsi Malut.
“Untuk Pemprov sendiri sebanyak 2.448 terdiri kuota CPNS hanya 45 orang, tenaga teknis 32 orang dan kesehatan 13 orang. Sementara kuota PPPK sebanyak 2.403 orang terdiri dari guru sebanyak 2.364 dan tenaga kesehatan 39 orang,” ungkapnya.
Kabupaten Halbar, alokasi formasi sebanyak 449 orang untuk CPNS,hanya 57 orang tenaga kesehatan. Sementara PPPK sebanyak 392 orang prioritas utama tenaga guru.
Tidore Kepulauan, alokasi formasinya sebanyak 559 orang, terdiri dari CPNS 261 orang yakni tenaga teknis 20 orang, tenaga kesehatan 241 orang. Sedangkan PPPK sebanyak 298 orang untuk tenaga guru.
Halmahera Tengah, kuota sebanyak 455 orang terdiri dari CPNS hanya 47 orang yakni tenaga kesehatan 33 dan tenaga teknis 14 orang. Sedangkan PPPK sebanyak 408 orang terdiri dari guru 289 orang, tenaga kesehatan 94 orang, tenaga teknis 25 orang.
Halmahera Timur, alokasi formasi hanya PPPK sebanyak 573 orang hanya untuk tenaga guru.
Sementara Halmahera Selatan alokasi formasi sebanyak 1.576 orang terdiri dari CPNS sebanyak 100 orang, tenaga kesehatan 69 dan tenaga teknis 31 orang. Sedangkan PPPK sebanyak 1.476 orang prioritas utama tenaga guru.
Halmahera Utara, alokasi formasi sebanyak 1.089 orang, terdiri dari CPNS sebanyak 295 yakni tenaga kesehatan 229 dan tenaga teknis 66 orang. Sedangkan PPPK sebanyak 794 orang terdiri dari guru 748, tenaga kesehatan 40 dan tenaga teknis 6 orang.
Kabupaten Sula, alokasi formasi sebanyak 359 orang terdiri dari CPNS sebanyak 176, yakni tenaga kesehatan 135 dan tenaga teknis 41 orang. Sedangkan PPPK sebanyak 183 orang prioritas untuk tenaga guru.
Kabupaten Pulau Morotai, alokasi formasi sebanyak 166 orang hanya untuk CPNS terdiri dari tenaga kesehatan 162 orang dan tenaga teknis 4 orang.
Sementara Kabupaten Pulau Taliabu, alokasi formasi sebanyak 834 orang terdiri dari CPNS sebanyak 139 orang, untuk tenaga kesehatan 117 dan tenaga teknis 22 orang. Sedangkan PPPK sebanyak 695 orang terdiri dari guru 647 orang, tenaga kesehatan 43 dan tenaga teknis 5 orang. (iel/red)



Tinggalkan Balasan