IPPMT Datangi Pemkot Tikep Tagih Janji Penyelesaian Tapal Batas Tului-Toseho

Warga Tului memblokir jalan Oba menolak tapal batas yang ditetap pemkot dan kesulatan beberapa waktu lalu

TERNATE-PM.com,
Ikatan
Pemuda Pelajar Mahasiswa Tului (IPPMT), Senin (16/12/2019) mendatangi Kantor
Wali kota Tidore untuk menagih janji dan berkonsultasi dengan Pemerintah Kota
Tidore terkait dengan penyelesaian tapal batas di Desa Tului dan Desa Toseho.

Menurut Ketua IPPMT Mansur
Abisan, konsultasi ke Mendagri untuk meminta petunjuk terkait penyesalan tapal
batas, tidak lah efektif karena sudah ada Peraturan mendagri No 45 Tahun
2016.  “Menurut hemat kami,  terkait dengan penyelesayan tapal batas sudah
diatur dalam permendagri tersebut,"tandasnya, saat menghubungi
poskomalut.com, Selasa (17/12/2019).

Jika Januari tahun 2020 tidak
juga  diselesaikan, maka IPPMT tidak
segan memberikan mosi ketidakpercayaan ke Pemkot tikep, karena merasa resah
terkait dengan janji-janji yang di sampaikan. “Apakah harus ada pertumpahan
darah dalam penyelesayan tapal batas ini, 
baru pemkot bisa mengambil satu kebijakan untuk di selesaikan”ujarnya.

Sekedar diketahui persoalan
tapal batas di kedua desa di daratan oba yakni Desa tului dan Desa toseho
memuncak, ketika pada 27 November 2019 warga desa Tului memboikot jalan Oba, dikarenakan
patok tapal batas yang di pasang oleh pihak Wali kota dan kesultanan berpihak
pada Desa Toseho. Patok yang dipasang secara diam-diam, dan tidak ada pemberitahuan
terlebih dahulu ke pemerinta desa Tului sangat disesali oleh masyarakat desa Tului,
sehingga berujung Pemboikotan sebagai reaksi dari kekecewaan masyarakat desa
tului. (red)

Komentar

Loading...