SOFIFI-PM.com, Pemerintah Provinsi Maluku Utara akan mengisi enam jabatan eselon II yang saat ini masih terjadi kekosongan melalui assessment jabatan mendapat tanggapan dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara, Kuntu Daud. Ia meminta gubernur agar menempatkan pejabat berdasarkan  keahlian dan kemampuan, terutama Kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Malut.

Kuntu, mengatakan enam  jabatan eselon II sementara diassessment  oleh pansel untuk mencari para pembantu gubernur yang siap bekerja menjalankan program kegiatan gubernur dan wakil gubernur. Untuk itu harus yang punya kemampuan dan keahlian. ”Saya berharap dalam asesment nanti Pansel harus independen, menentukan tiga nama itu tentunya harus punya kemampuan dan keahlian. Sehingga pada saat dilantik nanti siap menjalankan program gubernur,”harapnya.

Selain itu, kata politisi PDI-P itu selain punya kemampuan dan keahlian, juga harus terbuka pada publik setiap program kegiatan yang dijalankan. Pasalnya, jabatan kepala dinas merupakan jabatan publik, sehingga kegiatan yang dijalankan untuk kepentingan masyarakat maka harus terbuka.”Dalam catatan beberapa kali staf dinas palang kantor, itu karena tidak terbuka informasi. Untuk itu orang-orang yang direkomendasikan ke gubernur nanti itu punya sifat keterbukaan, jangan sampai DPRD menghubungi terkait dengan rapat bersama saja susah datang,”bebernya.

Dari enam jabatan yang sementara mengikuti assessment, Ketua DPRD Malut lebih menyoroti jabatan Dinas Kelautan dan Perikanan. Pasalnya, jabatan DKP ini bersentuhan langsung dengan masyarakat nelayan sehingga orang yang ditempatkan harus sesuai.”Saya berharap jabatan DKP itu harus menyeleksi orang-orang yang punya kemampuan, baik secara teknis maupun memiliki keahlian.  “Malut ini selain sektor tambang, sektor  perikanan yang masih menjadi andalan kita. Untuk itu orang-orang ditempatkan harus sesuai,”katanya.

Selain itu itu, Maluku Utara akan menjadi lumbung ikan Nasional (LIN). Sampai saat ini program nasional ini belum nampak, sehingga gubernur dapat melihat ini. Jika perlu jabatan DKP Malut diuji publik secara terbuka.”Jabatan DKP Malut, saya minta pada pansel akan dilakukan uji public secara terbuka,”desaknya.(iel/red)