SOFIFI-PM.com, Sejumlah pejabat dilingkup Provinsi Maluku Utara (Malut)  telah terkonfirmasi positif covid -19 setelah melakukan swab beberapa minggu termasuk termasuk kepala Bappeda Salmin Janidi yang juga selaku ketua panitia daerah Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Nasional serta Jubir Gubernur Malut Rahwan K Suamba masih positif Covid -19.

“Plt Kepala Biro Administrasi Pimpinan Rahwan K Suamba  bersama staf 3 orang setelah melakukan swab pada saat kedatangan Menteri di Sofifi hasilnya positif covid-19 dan saat ini kepala Bappeda Salmin Janidi  masih positif Covid-19,” hal ini diakui Wakil Gubernur Malut M Al Yasin Ali saat dikonfirmasi wartawan di gedung DPRD Malut usai mengikuti rapat paripurna, Senin (28/6/2021)

Wagub  menyampaikan meskipun kasus covid -19 di Provinsi Maluku Utara terus meningkat namun  dengan dilaksanakan lounching logo dan Wabsite maka  sudah ditetapkan sehingga pada tanggal 16 Okober 2021 STQ Nasional tetap dilaksanakan. “Meningkatnya covid-19 tidak menjadi penghalang pelaksanaan STQ Nasional tetap dilaksaakan pada 16 Oktober mendatang,”katanya.

Walaupun saat ini ada pejabat yang  terkonfirmasi positif covid -19 termasuk ketua panitia Daerah Salmin Janidi  namun  itu tidak berpengaruh tetap dilaksanakan.”Saya sendiri baru positif baru  baru keluar dari rumah sakit dua minggu lalu. Insya Allah taggal 16 oktober tetap dilaksanakan,” katanya.

Menurutnya, kasus covid -19 di Indonesia Maluku Utara yang termasuk masih sangat rendah sekali. Hanya saja karena sudah kurang dilaksanakan tracking sehingga kalau dilakukan pemeriksaan swab pasti ada yang positif covid -19. “Kita disini masih bebas orang dari luar Maluku Utara keluar masuk.”Ucapnya.

Oleh karena itu, Ia menghimbau untuk tetap menerapkan protocol kesehatan.  Agar tidak menyebar lagi. Terkait dengan kesiapan STQ seluruhnya sudah siap.  Pemantauan dari Kementrian Agama Republik Indonesia usai lounching logo  hasil pemantauan sudah tidak ada masalah.

Sedangkan kepala bidang  Pengendalian dan pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi  dr Rosita Alkatiri menyampaikan  data kasus aktif terkonfirmasi covid -19 di  Malut  berjumlah 471 orang.  Halmahera Utara (Halut)  kasus aktif  256 kasus aktif dan kedua Kota Terate  135  kasus aktif. (iel/red)