KPU Malut Klarifikasi Terkait Perselingkuhan Komisoner KPU Sula

Ketua KPU Maluku Utara, Pudja Sutamat

TERNATE-PM.com, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Utara, Selasa (07/01) melakukan klarifikasi, dengan meminta keterangan kepada oknum Komisioner KPU Kepulauan Sula, terkait dugaan perselingkuhan yang diberitakan media beberapa pekan lalu.

Ketua KPU Malut, Pudja Sutamat saat ditemui usai
melakukan klarifikasi mengatakan, dari keterangan yang bersangkutan, diketahui
bahwa wanita yang berinisial FR yang sempat dimerupakan teman dan alumni satu
sekolah. 

Kejadiannya bermula ketika yang bersangkutan
bersama FR dan kedua teman lelaki yang juga merupakan teman alumni sedang asik
ngopi disalah satu rumah warga. Salah satu anggota polisi yang juga merupakan
kerabat bersangkutan datang dan mempermaslahkannya, karena diisukan keduanya
memiliki hubungan. Ketika percecokan terjadi, FR kemudian meminta agar masalah
itu diselesaikan di kantor polisi setempat dalam upaya melindungi diri.  "Setelah dikantor polisi baru dimintai keterangan dan
masalahnya selesai karena hanya salah paham," kata Pudja.

Pudja menyebutkan, pihaknya sudah meminta
keterangan dari yang bersangkutan, dan dari hasil keterangan itu akan dibuatkan
bentuk berita acara klarifikasi.  Kemudian diplenokan di tingkat KPU
Provinsi. Hasilnya baru akan dilaporkan ke KPU RI. "Nantinya hasilnya
tergantung KPU RI, apakah kita dipersilahkan untuk menindak lanjuti dan
mendalami lagi itu tergantung KPU RI. Kita menunggu hasilnya," terangnya.

Untuk plenonya sendiri,  kata Pudja akan dijadwalkan secepatnya, sembari menunggu menyusun keterangan hasil klarifikasi yang bersangkutan. Jika selesai langsung di plenokan, karena KPU RI juga membutuhkan keterangannya. "Secepatnya kami plenokan," singkatnya. (wm02/red)

Komentar

Loading...