SOFIFI-PM.com, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara, meminta Gubernur KH Abdul Gani Kasuba, menyiapkan usulan program disertai data untuk diusulkan kepada Presiden RI Joko Widodo, pada saat melakukan kunjungan ke Malut pekan ini.

Pasalnya, kedatangan orang nomor satu di Indonesia ini menjadi kesempatan bagi pemprov dan pemda kabupaten/kota untuk menyampaikan program langsung apa saja yang kita butuhkan.” Ini kesempatan.kita bagi pemda untuk sampaikan usulan program langsung pada pak Presiden. Karena pak presiden akan membawa menteri kabinet kerjanya. Kalau di Jakarta kita sulit bertemu maka jangan sia-siakan kesempatan tersebut,”kata Ketua DPRD Malut, Kuntu Daud, saat dikonfirmasi wartawan Posko Malut, tadi malam.

Kuntu, mengaku pandemi Covid-19 ini mempengaruhi ekonomi sehingga kesempatan untuk menyampaikan program kepada presiden pada saat melakukan kunjungan kerja di Halmahera Utara nanti.”Kedatangan pak presiden ini bisa mendatangkan uang melalui program yang kita usulkan, tanpa harus melakukan pinjaman jadi stop dengan pinjaman yang membebani ABPD kita,”tegasnya.

Politisi PDI-P itu menuturkan sudah 21 tahun Sofifi sebagai ibu kota provinsi namun tidak ada apa-apanya. Padahal, master plan pembangunan sudah ada, salah satunya pembangunan pelabuhan peti kemas dimana lahannya sudah tersedia, namun sampai saat ini belum juga dibangun. Selain itu infrastruktur lain masih minim, padahal tahun ini akan diselenggarakan STQ Nasional di Sofifi. ”Saya minta pada gubernur dan jajarannya segera buatkan konsep program untuk disampaikan ke presiden langsung terkait dengan ibu kota Provinsi Malut ini,”desaknya.

Kuntu, menilai kedatangan presiden Jokowi bukan pertama kali namun sudah dua kali. Sebelumnya Jokowi, berjanji akan mengucurkan anggaran Rp 3 triliun ke Malut, namun tidak direalisasikan lantaran pemprov tidak menyiapkan data dan program.”Rp 3 triliun tidak mau ambil padahal cuma siapkan data dan program saja. Nanti pinjaman baru siapkan data. untuk itu ini kesempatan untuk kita usulkan program pada pak presiden langsung,”ujarnya.(iel/red)