SOFIFI-PM.com, Untuk melihat keseriusan dan kesiapan Pemerintah Provinsi Maluku (Malut) dalam menyambut kawasan khusus ibu kota Provinsi Maluku Utara, Menteri dalam Negeri (Mendagri) diagendakan pasca Idul Fitri akan berkunjung ke Malut memantau langsung keseriusan pemerintah menyambut kawasan khusus ibu kota  Provinsi Malut.

Kepala Bappeda Provinsi Malut, Salmin Janidi, mengungkapkan, rencana kedatangan Mendagri Malut diketahui melalui gubernur bersama wali kota Tidore dan bupati Halbar, telah bersama -sama dengan Kemendagri merumuskan  kebijakan pemerintah terkait dengan kawasan khusus ibu kota Provinsi  Maluku Utara (Malut) di Sofifi.”Sampai saat ini sudah rampung hanya saja dari Kemendagri dan tim pusat meminta kepada Bappeda untuk menyusun master pland pembangunannya dan saat ini kita lagi menyusun,”jelasnya.

Disamping itu menurut Salmin, pemerintah pusat telah menyiapkan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP)kawasan khusus ibu kota Provinsi Malut di Sofifi.

Olehnya itu,Kedatangan Mendagri setelah idul Fitri untuk melihat secara dekat keseriusan dan kesiapan pemerintah daerah untuk menjemput Sofifi Ibu Kota Provinsi Maluku Utara sebagai kawasan khusus.

Selain itu, sebelum implementasi peraturan pemerintah tentu pemprov menyiapkan diri untuk menunggu jadwal resmi kunjungan Mendagri di Malut.”Jadwal resminya belum tapi rencananya selesai lebaran,”katanya.

Kemarin (Kamis), tim penyiapan kawasan khusus dari pusat telah menyampaikan hasil kerja tim    dengan tim di daerah kepada Mendagri. Nanti selanjutnya  Mendagri melaporkan ke Presiden Republik Indonesia seperti apa dan kapan itu ranah Mendagri.

Namun setelah itu Presiden akan melakukan rapat terbatas dengan kementrian lembaga terkait, khusus kaitan dengan ususlan – usulan perencanaan kegiatan yang disusun bersama pemprov dan tim Mendagri.

Dalam perencanaan pembangunan yang disusun diproyeksikan 8,6 triliun.”Jadi Mendagri datang melihat keseriusan. Artinya kita  Pemerintah serius tapi untuk lebih meyakinkan tentu beliau datang kemungkinan  melihat secara  dekat,”tutupnya.(iel/red)