WEDA-pm.com, Masyarakat mengkritik panitia lomba karnaval Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-78 RI Halmahera Tengah (Halteng).
Kritakan itu disampaiakan melalakui media sosial. Seperti postingan salah satu akun Facebook Nyai Ratu Winaon.
Dalam ciutanya, Nyai menyoroti penentuan pemenang yang dinilai sangat tidak obyektif. Pasalnya, penilaian dilakukan dengan pertimbangan pihak-pihak tertentu, sehingga merusak kegiatan lomba karnaval tersebut.
“Masyarakat capek-capek sewa kostum, sewa make up, bikin atribut, antraksi dari start sampai finish, kong (justru) ngoni (kalian) kase (berikan) juara orang dalam yang cuma pake (pakai) seragam kong cuma bajalang (jalan) lurus-lurus dari start sampai finish tu, deng ngoni malu hati sadiki ee,” tulis akun tersebut.
“Karnaval tadi ni dia p hasil sama deng kejadian lalu saja ee, tusuk sandiri isi sandiri hitung sandiri,” cecarnya.
Sementara, salah satu warga yang enggan menyebutkan nama kepada media ini mengatakan, masih banyak lebih baik dari penampilan perwakilan Darmawanita yang menjuarai karnaval.
“Keterwakilan yang menampilkan semangat dan keberagaman budaya dan adat istiadat daerah itu seharusnya menjuarai lomba ini,” tadasnya.
Dengan hasil yang sudah ditetapkan panitia karnaval, banyak pihak menaruh curiga penentuan pemenang sengaja direkayasa dewan juri.
Terpisah, Kadis Parawisata selaku kordinator karnaval dikonfirmasi jurnalis media ini namun enggan memberi respon hingga berita ini naik tayang.


Tinggalkan Balasan