PDIP Sebut PKS Tidore Lakukan Pembohongan Publik dan Aman

Muhammad Senen, Ketua DPD PDIP Provinsi Maluku Utara

TIDORE-PM, Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia (PDI)
Perjuangan provinsi Maluku Utara, menilai tim penjaringan bakal calon kepala daerah
dan wakil kepala daerah dari  Partai
Keadilan Sejahtra ( PKS) Kota Tidore, telah melakukan pembohongan publik. Bukan
saja kepada publik, tapi juga membohongi bakal calon pasangan wali kota dan
wakil wali kota Tidore Kepulauan,  Capt H
Ali ibrahim-Muhammad Sinen (Aman).

Menurutnya, pembohongan publik dan pembodohan kepada pasangan AMAN,  dilakukan dengan cara menggugurkan keduanya, hanya dengan alasan tidak harmonisnya komunikasi dengan partai, dan tidak melibatkan partai dalam kegiatan deklarasi.

’’Kalau mereka dari awal sudah niat menggugurkan kami, kenapa harus terima kami untuk memasukan berkas pendaftaran,  dengan biaya administrasi Rp 15 juta,’’ katanya. “Alasan PKS menggugurkan  berkas saya dan Ali ibrahim  sangat tidak beralasan, mereka sudah melakukan pembohongan publik dan kepada pasangan aman,” kesal Muhammad Sinen.

Dikatakan, alasan
komunikasi yang kurang baik dan pasangan sudah  melakukan deklarasi  tanpa melibatkan  PKS,  adalah
alasan yang tidak mendasar, serta tidak mendidik dalam dunia politik, harusnya
bukan alasan mengada-ada yang dibuat seorang Nurdin Talib, sebagai ketua tim
penjaringan.

Jika dirinya memahami
mekanisme partai politik, Keputusan rekomendasi bukan keputusan pengurus daerah
melainkan pusat. Jika hanya alasan komunikasi kurang baik bakal calon dengan partai,  bukan karena administrasi maka mereka
membodohi kami dan melakukan pembohongan.

Seharusnya kata
Senen, jika PKS sudah merancang untuk menggugurkan Aman, seharusnya berkas
pendaftaran dengan biaya Rp 15 juta itu tidak lagi diterima, dan bersikap
menolak menerima pendaftaran pasangan aman, bukan setelah menerima barulah
memberikan alasan mengada-ada.

Untuk itu dirinya mendesak DPW PKS Maluku Utara untuk mengevaluasi penjaringan yang dilakukan PKS Tidore dan alasan menggugurkan pasangan Aman tidak rasional dan manusiawi. (red)

Komentar

Loading...