Praktisi Minta Pemkab Halsel Bongkar Paksa Bangunan Cafe Ilegal

Penampakan bangunan Cafe Bungalow 3 yang diduga ilegal.

LABUHA-pm.com, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) kecolongan atas bangunan Cafe Bungalow 3, milik Tiong San.

Pasalnya, bangunan yang dibangun dengan luas kurang lebih 20x18 meter persegi tersebut di atas tanah resapan yang masuk pada kawasan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Halmahera Selatan.

Ini dibenarkan Kabid Koordinator DPM-PTSP, Husnatati Rusnan kepada poskomalut.com, pada Kamis 6 Juni 2024.

Penelusuran laman Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), penyusunan RDTR sendiri terdapat dalam Undang-Undang Penataan Ruang serta diatur lebih jauh di dalam Peraturan Menteri yang diterbitkan pada 2011 dan diperbaharui di 2018.

Pada peraturan tersebut diatur mengenai hal-hal serta muatan substansi yang harus dipenuhi dalam menyusun dokumen RDTR, yang terdiri dari dokumen RDTR dan Peraturan Zonasi (PZ).

RDTR juga berfungsi untuk menentukan kesesuaian dokumen perencanaan umum dengan implementasi pembangunan di lapangan. RDTR merupakan dasar acuan dari diterbitkannya dokumen perizinan terkait bangunan.

Jika sebelumnya untuk mendirikan bangunan diperlukan IMB, maka kini telah berganti menjadi PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) yang merujuk RDTR. Meskipun telah berganti istilah, namun tetap memiliki fungsi pengendalian yang sama.

Menanggapi hal itu, Praktisi Hukum Maluku Utara, Nurul Mulyani menyampaikan, pemerintah harus mengambil langkah tegas terhadap bangunan yang dibangun tanpa PBG.

"Tentu ini perbuatan melawan hukum. Untuk itu Pemkab Halsel tidak bisa tinggal diam melihat praktek kejahatan dengan modus apapun," cetus Nurul, Sabtu (8/6/2024).

Dirinya menambahkan, dikutip dari keterangan Kepala Koordinator DPM-PTSP pada pemberitaan sebelumnya tentu, ada upaya melawan hukum, di mana wilayah tersebut masuk dalam kawasan rencana detail tata ruang.

"Yang bersangkutan bisa dipidana, karena membangun tanpa izin kemudian digunakan memperkaya diri sendiri," tandasnya.

Komentar

Loading...