SOFIFI-PM.com, Masuk triwulan pertama tahun 2021 kegiatan proyek di lingkungan Pemerintah Provinsi Malut telah ditenderkan sebanyak 225 miliar. Kegiatan proyek ini sebagian besar bersumber dari dana alokasi khusus (DAK).

Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Malut, Saifuddin Djuba, saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon selulernya menuturkan kegiatan yang telah tender sebanyak 48 paket dengan nilai Rp 225 miliar.”Sampai hari ini kegiatan yang proyek di lingkungan pemprov yang sudah ditender itu sebanyak 48 paket kegiatan,”katanya.

Menurutnya, dari 48 paket kegiatan yang ditenderkan tersebar di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Inspektorat Malut, Sekretariat Deprov, Disperkim Malut, Dinas Kelautan dan Perikanan, RSUD Chasan Boesoerie, Dinas Pariwisata, Dikbud Malut, Dinas Kehutanan dan Diperindag. ”Sekitar 225 miliar itu kegiatan yang tersebar di 10 SKPD di lingkungan Malut, terbanyak di PUPR Malut sebanyak 21 paket,”ungkapnya.

Sementara sekitar 15 SKPD lainnya  di lingkungan Provinsi Malut yang belum menyampaikan persiapan dokumen tender. Untuk itu diharapkan segera disampaikan untuk pelaksanaan tender. ”Sekitar 15 SKPD yang belum sampaikan dokumen diharapkan secepatnya disampaikan,”harapnya.(iel/red)