SOFIFI-PM.com, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Malut menjalani kerjasama dengan program studi teknik Sipil Universitas Khairun Ternate, dalam rangka memperkuat hubungan kelembagaan serta saling membantu dalam melaksanakan kegiatan konstruksi. Kegiatan kerjasama ini berlangsung di Gedung Fakultas Teknik Unkhair Ternate kemarin.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Malut Santrani Abusama saat dikonfirmasi sejumlah awak media menuturkan, penyelenggaraan konstruksi merupakan aktualisasi komitmen PUPR untuk meningkatkan kualitas mutu konstruksi.
Dia menjelaskan, pembangunan sebuah konstruksi seringkali terdapat banyaknya masalah yang dimulai dari segi pembiayaan, bahan konstruksi, dan ketepatan waktu pengerjaan.
“Saya meyakini dengan kerjasama ini akan sangat membantu generasi kita dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi perencanaan dan pelaksanaan proyek konstruksi nantinya,”katanya.
Menurutnya, meningkatkan kapasitas SDM di bidang Konstruksi perlu dukungan serta kerjasama dengan berbagai stakeholder, khususnya Perguruan Tinggi.
Hal ini tidak lepas dari peran penting perguruan tinggi dalam melahirkan tenaga ahli konstruksi berkualitas.
“Saya Ucapkan terimakasih kasih pada civitas akademika universitas Khairun Ternate khususnya pada prodi teknik Sipil, pasalnya sumber daya manusia yang dilahirkan oleh prodi teknik Sipil ini sangat membantu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Malut dari aspek pekerjaan teknis,”ujarnya.
“Harapan kedepan, atas kerja sama ini, SDM yang ada di PU dapat diketahui. Kerjasama ini akan kita tidak lanjuti, untuk itu Dinas PUPR akan duduk bersama dengan pihak Unkhair untuk bahas apa saja yang dikerjasamakan dalam bentuk aplikasi,”harapnya.
Sementara Ketua Prodi Teknik Sipil Unkhair Ternate mengaku, Kerja sama ini sangat penting, apalagi prodi teknik Sipil akderitasi A maka dengan kerjasama ini dapat mempertahankannya.
“Ini juga bagian dari promosi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Saya berharap Kerjasama ini terus berlanjut,”harapnya.
Ia menambahkan, Kedepan dengan kurikulum merdeka belajar, kampus merdeka ini banyak kegiatan dan luas menjadi SKS atau kuliah diluar perguruan tinggi.
“Kegiatan di luar akan menjadi nilai tambah bagi mahasiswa, untuk itu kerja sama ini sangat penting,”bebernya.(iel/red)



Tinggalkan Balasan