9 Bulan Pengurus Gereja Katolik di Taliabu tak Terima Tunjangan

Ilustrasi tunjangan

BOBONG-PM.com,  Kurang lebih sembilan bulan lamanya pengurus Gereja Katolik Desa Gela, Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu tidak menerima tunjangan.

Hal ini disampaikan oleh salah satu pengurus gereja Katolik Katolik Desa Gela, Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu, yang enggan namanya dikorankan. Kurang lebih sembilan bulan pihaknya tidak menerima tunjangan pengurus gereja yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB-Des) Gela tahun anggaran 2020. "Torang pelayan gereja katolik Desa Gela itu berjumlah dua orang. Di tahun 2020 kemarin torang cuma terima tunjangan sebanyak lima bulan dan sampai saat ini torang belum terima tunjangan lanjutan sehingga torang punya tunjangan yang belum dibayar terhitung sembilan bulan lamanya,"keluhnya.

Menurutnya, besaran tunjangan kedua pelayan gereja tersebut bervariasai karena besaran tunjangan untuk ketua 500.000 per bulan dan anggota 400.000 per bulan. "Jadi yang torang terima itu hanya bulan Januari sampai Mei 2020, sementara Juni 2020 sampai Februari 2021 ini belum diterima sama sekali,"ujarnya.

Hal serupa dikeluhkan oleh anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Hai, Kecamatan Taliabu Utara, Aris Sakila. Pihaknya belum menerima tujangan yang seharusnya menjadi hak aparat desa, namun hingga saat ini tunjangan belum nampak terlihat sejak 2019 lalu.

Kata Aris, ia sudah berkonsultasi dengan kepala Desa Hai, namun jawaban kades lagi-lagi belum diindahkan. "Saya sudah tanya soal hal ini di kades, namun kades cuma bilang sabar saja dulu, nanti minggu depan baru cair. Tapi sampai saat ini juga kami punya gaji belum dapat,"sesalnya.

Begitu juga salah satu anggota BPD Desa London, Kecamatan Taliabu Utara. Sudah tujuh bulan dirinya tidak menerima tunjangan sebagai anggota BPD yang bersumber dari APB-Des Desa London. "Iya torang ini juga nasibnya sama dengan mereka karena sudah tujuh bulan ini katorang sama sekali BPD belum terima tunjangan,"ungkap anggota BPD London, yang enggan namanya dipublis. (Cal/red)

Komentar

Loading...