poskomalut, Anggaran di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) tercatat mengalami lonjakan signifikan dalam satu tahun terakhir.
Berdasarkan laporan realisasi anggaran 2023, total belanja meningkat drastis dari Rp21,2 miliar menjadi Rp37,6 miliar.
Sesuai data yang dikantonggi poskomalut, kenaikan paling mencolok terjadi pada pos belanja modal peralatan dan mesin dari Rp186 juta menjadi Rp2,06 miliar—naik menjadi 100 persen.
Namun, laporan tersebut tidak merinci jenis peralatan maupun tujuan penggunaannya terkait dengan transparansi alokasi dana.
Belanja barang dan jasa juga mengalami peningkatan signifikan, dari Rp11,79 miliar menjadi Rp23,69 miliar. Namun realisasi belanjanya hanya mencapai Rp19,84 miliar, meninggalkan sisa anggaran sekitar Rp3,84 miliar yang tidak terserap hingga akhir tahun anggaran.
Sementara itu, belanja pegawai pun turut mengalami kenaikan dari Rp9,22 miliar menjadi Rp11,84 miliar, dengan realisasi mencapai Rp11,61 miliar atau sekitar 98,06 persen.
Sesuai hasil laporan tersebut juga menunjukkan pada bagian surplus/defisit serta sisa pembiayaan anggaran menunjukkan ketidak wajaran realisasi anggaran, dan justru menyalin langsung angka total belanja, tanpa mencantumkan data pendapatan maupun sumber pembiayaan lain. Padahal informasi tersebut merupakan bagian krusial dalam laporan fiskal daerah.
Menanggapi informasi tersebut, Ketua DPRD Halteng, Zulkifli Hi Bayan saat dikonfirmasi poskomalut mengatakan, akan memberikan keterangan jika wartawan menemuinya di kantor.
Sementara, Sekertaris atau Sekwan DPRD Halteng, Drs. Ridwan Basalem urung memberikan tanggapan.
Hingga berita ini dipublis belum ada tanggapan resmi dari Sekretariat DPRD Halteng.


Tinggalkan Balasan