poskomalut.com
baner header

Aspirasi Masyarakat Belum Semua Diakomodir di APBD 2020

TERNATE-PM.com, Badan Anggaran DPRD Kota Ternate mengakui, banyak aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui pokok-pokok pikiran belum terakomodir di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020.

Ketua DPRD Kota Ternate, Muhajrin Bailusy saat ditemui Posko Malut, Selasa (26/11/2019) mengatakan, hasil serap aspirasi masyarakat, melalui pokok pikiran yang diterima  DPRD belum sampai 10 persen, artinya masih kecil. Hal ini karena  kondisi APBD terkuras banyak di hajatan Pilkada.

Untuk aspirasi masyarakat terkait dengan saluran, jembatan, jalan dan kegiatan lainnya, banyak belum terakamodir secara keseluruhan.

“Jadi memang kita berharap, meski bertahap kedepan termasuk aspirasi DPRD melalui Pokir bisa terakomodir. Karena untuk tahun 2020 ini aspirasi DPRD melalui pokir yang terakomodir baru 6 persen dengan  alokasi anggaran 2 persen dari Rp 163 milyar,” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, akhir pembahasan Daftar Infentelesir Masalah (DIM) nantinya, ada catatan pelayanan menjadi proritas, usulan-usulan program aspirasi masyarakat melalui Pokir harus diutamakan dengan tetap mempertimbangkan kondisi APBD masing – masing OPD di tahun 2020.

“DPRD berharap hal yang paling penting adalah  Tunjangan Tambahann Penghasilan (TTP) ASN, ini harus menjadi perhatian. Kalau itu sudah selesai, maka kita  akan fokus ke hal – hal yang  proritas,” ucapnya.

Selain itu, menjadi perhatian dan catatan DPRD adalah progres pembenahan infrastruktur jalan lingkar Moti dan jembatan di berbagai wilayah di Ternate yang ditaksir akan rampung  tahun ini dan dilanjutkan tahun depan di Kecamatan Batang Dua. (beb/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: