Bawaslu Maluku Utara Warning ASN

Ketua Bawaslu Malut, Muksin Amrin.

TERNATE-PM.com, Badan Pengawas
Pemilu (Bawaslu) Provinsi Malut, mengingatkan kepada  Aparatur Sipil Negara (ASN) di kabupaten dan
kota, agar tidak ikut melibatkan diri dalam perebutan kekuasaan. Walaupun saat
ini tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 belum dimulai.

Demikian
dikatakan Ketua Bawaslu Malut, Muksin Amrin saat menjadi narasumber dalam
sosialisasi UU Nomor 10 tahun 2016 tentang pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur,
Bupati, Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota, bertempat di Royal Resto, Rabu
(18/09/2019).

Menurutnya,
larangan bagi ASN untuk tidak terlibat dalam pusaran politik praktis tidak hanya
berlaku saat momentum Pilkada. Namun, larang itu tetap berlalku meski tidak ada
momentum Pilkada. “Makanya saya bilang begini, ASN itu dilarang bukan dalam
konteks nanti tahapan pilkada baru dilarang, oh tidak. Walau tidak ada pilkada
sekalipun, lalu dia melakukan suatu perbuatan etika terlibat dalam politik
praktis ya Bawaslu dapat melakukan proses,” jelas Muksin.

Muksin
menyebutkan, ini sesuai Perbawaslu tentang penanganan pelanggaran ASN dan TNI, Polri
yang disesuaikan dengan UU ASN Nomor 4 tahun 2015 tentang Aparatur Sipil Negara
(ASN). Selain itu juga, ada edaran Menpan RB tentang ini.

“Ini berdasarkan peraturan Bawaslu tentang penanganan pelanggaran ASN dan TNI Polri. Logikanya ada dimana? di undang - undang ASN, undang - undang 4 tahun 2015 tentang ASN,” sebut Muksin. Untuk itu, Bawaslu kabupaten/kota dapat melakukan penanganan pelanggaran terhadap ASN.

Meskipun demikian, Muksin lebih mengfokuskan pada pelanggaran etika bukan pelanggaran pidana pemilu. “Karena tahapan secara resmikan belum jalan, belum ada pasangan calon. Pasangan calon itu nanti Juli baru ada pasangan calon. Nah untuk sekarang yah Bawaslu kabupaten/kota dapat melakukan upaya, katakan pencegahan, upaya penindakan etika bagi teman - teman ASN sumbernya adalah menggunakan Undang - undang ASN dan pintu masuknya di Bawaslu tentang penanganan pelanggaran ASN dan TNI Polri,” kata Muksin. (red)

Komentar

Loading...