WEDA-pm.com, Akademisi, Dr. Hendra Hendra Karianga soroti realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng).

Hingga per Mei 2025 baru mencapai Rp76 miliar lebih dari target anggaran sebesar Rp394,10 miliar

Sebab capaian tersebut setara dengan 19,49 persen dari total target PAD Halteng yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2025.

Pakar Hukum Keuangan Negara itu mengatakan bahwa Pemda Halteng menyusun APBD, porsi PAD diharapkan bisa mencapai target Rp394, 10 miliar.

“Namun sampai dengan semester satu bulan Mei realisasinya baru mencapai Rp 76,79 Miliar atau 19,49 persen. Seharusnya di bulan Mei ini realisasinya sudah mencapai 100 miliar atau 40 persen,” ujar Dr. Hendra, Senin (19/5/2025).

Menurutnya jika sampai akhir tahun, realisasi APBD tidak mencapai 100 persen, maka akan menimbulkan defisit.

Jika defisit maka pastinya mengganggu belanja, karena bisa saja belanja sudah ditenderkan, tetapi kemudian realisasinya tidak mencapai itu bisa menimbulkan utang.

”Jadi defisit dan untung itu adalah merupakan potret tatakelola keuangan yang sangat buruk,” bebernya.

Berikut rincian postur APBD 2025 Halmahera Tengah (Halteng) Per Mei 2025

Pendapatan Daerah

Total Anggaran: 2.500,00 M
Realisasi: 430,29 M
Persentase: 17,21 persen

PAD (Pendapatan Asli Daerah)

Anggaran: 394,10 M
Realisasi: 76,79 M
Persentase: 19,49 persen

– Pajak Daerah: 175,00 M | 61,11 M | 34,92 persen

– Retribusi Daerah: 205,55 M | 14,39 M | 7,00%

– Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan: 0,50 M | 0,00 M | 0,00%

– Lain-Lain PAD yang Sah: 13,05 M | 1,30 M | 9,97%

2. TKDD (Transfer ke Daerah dan Dana Desa)

Anggaran: 1.723,64 M
Realisasi: 352,03 M
Persentase: 20,42%

Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat: 1.723,64 M | 352,03 M | 20,42%

3. Pendapatan Lainnya

Anggaran: 382,26 M
Realisasi: 1,46 M
Persentase: 0,38%

– Lain-lain Pendapatan Sesuai Peraturan Perundang-undangan: 6,88 M | 0,00 M | 0,00%

– Pendapatan Transfer Antar Daerah: 375,38 M | 1,46 M | 0,39%
Belanja Daerah

Total Anggaran: 2.500,00 M
Realisasi: 341,64 M
Persentase: 13,67%

1. Belanja Pegawai

Anggaran: 683,44 M
Realisasi: 134,35 M
Persentase: 19,66%

2. Belanja Barang dan Jasa

Anggaran: 828,02 M
Realisasi: 94,71 M
Persentase: 11,44%

3. Belanja Modal

Anggaran: 778,17 M
Realisasi: 55,78 M
Persentase: 7,17%

4. Belanja Lainnya

Anggaran: 210,36 M
Realisasi: 56,80 M
Persentase: 27,00%

– Belanja Bantuan Keuangan: 178,35 M | 50,49 M | 28,31%

– Belanja Subsidi: 1,00 M | 0,00 M | 0,00%

– Belanja Hibah: 6,52 M | 0,39 M | 5,99%

– Belanja Tidak Terduga: 24,50 M | 5,92 M | 24,16%

Pembiayaan Daerah

1. Penerimaan Pembiayaan Daerah

Anggaran: 16,39 M
Realisasi: 0,00 M
Persentase: 0,00%

2. Pengeluaran Pembiayaan Daerah

Anggaran: 16,39 M
Realisasi: 0,00 M
Persentase: 0,00%

– Penyertaan Modal Daerah: 16,39 M | 0,00 M | 0,00%