WEDA-pm.com, Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) Ikram Malan Sangadji meletakkan batu pertama pembangunan sarana air bersih di Desa Fidi Jaya Kecamatan Weda, Rabu, (01/11/2023).
Kadis Perkim Halteng, Abdullah Yusuf menyampaikan pemda sukses menjadi fasilitator bagi PT IWIP dan PT PLN dalam pembelian kelebihan daya listrik. Bersama PT IWIP dalam rangka menyukseskan program Pj bupati tentang pengentasan pemiskinan dengan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat yang kurang mampu di Halteng.
“Hari ini telah sukses dilaksanakan, dan telah dinikmati masyarakat kita di Weda Tengah sampai di Weda Timur. Muda-mudahan nanti ke depan kita lanjut ke Patani Barat. Juga bersama PT IWIP, kami telah membangun 31 rumah layak huni di tiga kecamatan, yakni Patani, Patani Utara dan Weda Selatan, hari ini juga sudah dinikmati masyarakat,” bebernya.
“Tepatnya pada tanggal 29 Desember Tahun 2022, bersama Pj bupati kami bertandang ke PT IWIP dan diterima Pak Kevin. Dipertemuan tersebut, disepakati bahwa akan dilakukan kerjasama antara Pemda dan PT IWIP untuk penanganan air bersih Kota Weda,” ungkapnya.
Pemda Halteng dalam perjanjian kerjasama ini, adalah pembebasan lahan seluas 8 hektar, land clearing, kemanan, dokumen lingkungan, izin penggunaan air baku, dan jaringan distribusi sambungan rumah. Sementara untuk tanggung jawab PT WBN adalah menyiapkan DID, land clearing pada lokasi WTP. Dan, membangun water inteka, jaringan transmisi WTP sampai di dalamnya.
“Oleh karena itu, dua pos jaga yang dibangun untuk pihak keamanan dari Satpol PP dan perhubungan untuk menjaga lalulintas di lokasi sekitar proyek,” pungkasnya.
Sementara, General Manager HSE Kepala Teknik Tambang PT IWIP, Iwan Kurniawan mengatakan, kerjasama ini adalah pengejawantahan sinergi dan semanagat yang sama antara pemda dan sektor swasta untuk mendukung pembangunan, pengembangan dan keberlangsungan hajat hidup masyarakat Halteng khususnya dan Maluku Utara umumnya.
“Kami PT WBN dan PT IWIP sebagai bagian dari warga masyarakat akan terus mendorong dan berpartisipasi aktif melalui kerjasama seperti tidak hanya pada infrastuktur tetapi juga aspek-aspek yang di butuhkan di Halmahera Tengah,” ucapnya.
Lanjut, Water Treatment Plaint (WTP) Weda ini adalah salah satu dari beberapa fasilitas sejenis yang akan dibangun PT WBN dan IWIP bekerjasama dengan Pemda.
“Pemda menyediakan lahan dan seluruh dokumen legal serta perizinannya, sedangakan PT WBN atau PT IWIP bertanggung jawab terhadap biaya dan seluruh aspek teknis. Mulai dari Detail Engineering Design, pembangunan hingga commisioning dan serah terima,” tuturnya.
Pembangunan WTP Weda dilaksanakan dalam dua fase. Pertama, didesain menghasilkan tak kurang dari sekitar 7500 m3 air bersih pehari. Kedua, sebesar 15000 m3 air bersih perhari. Biaya yang dialokasikan untuk seluruh fase adalah sekitar Rp60 miliar.
“Akan hanya, waktu pembangunan, izinkan kami menyampaikan paling lambat Insha Allah akhir semester 1 pada 2024, mudah-mudahan seperti itu atau pun melorot kurang dari Desember,” pintanya.
Pj. Bupati Halteng Ikram Malan Sangadji mengaku bangga, karena dukungan masyarakat. Dirinya dapat memberikan kado kepada masyarakat.
Terkait dengan kebutuhan masyarakat, IMS meminta kepada pihak perusahaan, tidak terlalu lama pembangunan WTP ini agar dapat dinikmati masyarakat.
“Target pembangunan WTP ini dikasih maju lagi supaya bulan puasa masyarakat sudah bisa menikmati karena ini bukan bikin nuklir atau pesawat. Dan kado yang kedua dari saya, masyarakat akan menikmati listrik tanpa padam jadi nanti sebelum IdulFitri masyarakat sudah bisa menikmati,” pintanya.


Tinggalkan Balasan