poskomalut, Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman meminta masyarakat khususnya warga Banemo dan Sibenpopo, Halmahera Tengah tetap menahan diri dan tidak mudah terprovokasi.

Ini disampaikan Irjen Pol. Afir Budiman saat pimpin jumpa pers pengungkapan konflik warga Banemo dan Sibenpopo, di Sofifi pada Kamis (24/9/2026).

Kapolda didampingi Wakapolda Maluku Utara, Brigjen Pol. Slamet Hariyadi, Kabid Humas, Kombes Pol. Hadi Poerwanto, Direktur Reserse Kirminal Umum (Dirreskrimum), Kombes Pol. I Gede Putu Widyana, Karo Ops, Kombes Pol. Teguh Kariyadi serta Kabidkum.

“Sehubungan dengan peristiwa yang terjadi di Desa Sibenpopo dan Banemo, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang, menahan diri dan tidak melakukan tindak yang dapat mengakibatkan konflik dan gangguan Kamtibmas,” imbau Kapolda.

Bahkan Irjen Pol. Arif juga menyampaikan rasa keperhatinan dan bela sungkawa kepada keluarga korban yang terdampak.

“Kami tegaskan setiap persoalan ditangani secara profesional, objektif dan transparan sesuai ketentuan hukum dan berdasarkan fakta serta alat bukti yang diperoleh dalam proses penegakan hukum,” tegasnya.

Untuk itu Kapolda meminta masyarakat untuk tidak melakukan provokasi, kekerasan, pengrusakan dan jangan main hakim sendiri. Serahkan semua proses pada aparat penegak hukum.

“Saya juga mengimbau kepada masyarakat dan media untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi yang berpotensi menimbulkan keresahan,” tuturnya.

Polda Maluku Utara dan jajaran terus melakukan pengamanan dan pencegahan serta berkodinasi dengan pemerintah daerah, lintas tokoh untuk tetap menjaga wilayah aman dan kondusif.

“Kami tidak membenarkan tindakan melanggar hukum tetapi kami juga tidak menggenalisasi peristawa kepada kelompol atau suku. Setiap orang bertanggungjawab atas perbuatannya masing masing,” tandasnya.

“Sibenpopo dan Banemo adalah bagian keluaraga besar Maluku Utara, persoalan hukum kita selesai melalui hukum dan persaudaran tetap kita jaga,” sambungnya.

Kapolda mengajak seluruh masyarakat Maluku Utara untuk menjaga keamanan, keimanan dan menghormati proses hukum.

“Marih bersama sama kita menjaga keamanan, keimanan dan menghormati proses hukum,” pungkasnya.

Mag Fir
Editor