poskomalut, Brigjen Pol. Drs. Slamet Hariyadi kini menempati posisi Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Maluku Utara setelah masuk dalam rangkaian mutasi sejumlah pejabat Polri pada akhir Agustus 2026.
Slamet Hariyadi menggantikan Brigjen Pol. Stephen M. Napiun yang mendapat promosi sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1992, angkatan Pratisara Wirya, itu memiliki perjalanan karier yang cukup panjang di lingkungan Polri.
Pengalamannya mencakup bidang intelijen keamanan, pendidikan kepemimpinan, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Sebelum menduduki jabatan Wakapolda Maluku Utara, Slamet Hariyadi tercatat pernah dipercaya sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Sosial Budaya Baintelkam Polri pada 2020.
Pada tahun yang sama, ia kemudian dipercaya memimpin Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Jawa Timur hingga 2021.
Selama berada di Polda Jawa Timur, Slamet Hariyadi antara lain mendorong pembangunan fasilitas pelayanan publik terpadu Ditintelkam.
Gedung tersebut dirancang untuk mengintegrasikan sejumlah layanan dokumen intelijen dalam satu tempat.
Layanan itu mencakup Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), perizinan senjata api, hingga administrasi pengawasan orang asing.
Pengembangan layanan tersebut kemudian menjadi bagian dari upaya Ditintelkam Polda Jawa Timur membangun Zona Integritas menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Setelah menyelesaikan tugas di Jawa Timur, Slamet Hariyadi melanjutkan pengabdiannya di Sespim Lemdiklat Polri sebagai Widyaiswara Madya sejak 2021 hingga Agustus 2026.
Di lingkungan pendidikan kepolisian tersebut, ia terlibat dalam sejumlah kajian dan riset strategis yang berkaitan dengan kepemimpinan Polri.
Salah satunya melalui forum “Transformasi Kepemimpinan Polri di Era Digitalisasi”. Forum itu membahas kesiapan manajerial calon pimpinan kepolisian daerah dalam menghadapi perubahan teknologi dan tantangan baru, termasuk perkembangan media sosial, ancaman siber, serta kecerdasan buatan.
Kajian tersebut juga diarahkan untuk merumuskan kesiapan kepemimpinan Polri dalam menghadapi perubahan lingkungan strategis.
Selain kajian kepemimpinan, Slamet Hariyadi juga dipercaya memimpin Tim Monitoring Lemdiklat Polri dalam mendukung program pendidikan dan pelatihan integrasi siswa TNI-Polri.
Program tersebut berkaitan dengan penyelarasan kurikulum pendidikan dasar tamtama dan bintara dari kedua institusi, dengan tujuan memperkuat sinergitas dan pemahaman kerja sama TNI-Polri sejak tahap pendidikan.
Dari perjalanan itu, pengalaman Slamet Hariyadi terbentang dari bidang intelijen hingga pendidikan dan pengembangan kepemimpinan Polri.
Ia juga tercatat menempuh pendidikan Sespimmen dan Sespimti. Gelar akademik yang disandangnya antara lain Drs., S.I.K., M.H., dan M.M.
Kini, pengalaman tersebut membawanya ke Maluku Utara. Sebagai Wakapolda, Slamet Hariyadi akan mendampingi Kapolda Maluku Utara dalam pelaksanaan tugas kepolisian, pembinaan personel, serta penguatan pelayanan publik di wilayah Maluku Utara.
Riwayat Jabatan:
- Analis Kebijakan Madya Bidang Sosial Budaya Baintelkam Polri (2020).
- Dirintelkam Polda Jawa Timur (2020–2021).
- Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri (2021–Agustus 2026).
- Wakapolda Maluku Utara (mulai penugasan Agustus 2026).


Tinggalkan Balasan