WEDA-pm.com, Kesalahpahaman antara personel Sat Reskrim dan karyawan PT Tekindo berkahir damai di Polsubsektor Weda Tengah, Polres Halteng.
Kronologi keributan terjadi saat Personil Sat Reskrim sedang melaksanakan tugas dan melintas di depan pos perempat security mendengar teriakan cacian.
Ia berbalik dan menayangkan siapa yang melontarkan makian, lalu memicu adu mulut antara anggota dan security PT Tekindo.
Keributan itu menarik perhatian karyawan perusahaan yang sedang menunggu bus jemputan di sekitar tempat kejadian tersebut.
Dalam video yang beredar anggota Sat Reskrim tersebut dianiaya beberapa karyawan PT Tekindo.
Untuk mengantisipasi keributan, anggota Sat Reskrim lainnya yang kebetulan berada di lokasi terpaksa mengeluarkan senjata laras panjang di bagasi mobil mereka, tujuannya agar karyawan mengetahui bahwa mereka anggota polisi yang ingin melerai keributan.
Hasil dari pertemuan yang dipimpin langsung Waka Polres Halteng, Kompol Said Aslam bersama PJU Polres Halteng, kedua pihak menyadari perbuatan mereka dan saling memaafkan serta membuat surat kesepakatan damai.
Kapolres Halteng, AKBP Aditya Kurniawan menyampaikan, video yang diunggah di media sosial lalu viral murni hanya kesalahpahaman.
“Masalahnya sudah kami selesaikan secara kekeluargaan,” singkatnya.
Ia berharap mediasi itu menghasilkan hal-hal baik ke depannya.
“Kami Polri sebagai pelindung, pengayom, pelayan serta penegakan hukum secara profesional dan terpercaya memilihara Kamtibmas yang aman dan kondusif di Wilayah Kabupaten Halteng,” tukas Kapolres.


Tinggalkan Balasan