WEDA-pm.com, Sales Branch Manager (SBM) Rayon II Maluku Utara (Malut) PT Pertamina Patra Niaga, Ali Uraidy, meminta maaf atas ketidaknyamanan pelayanan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Weda dalam dua hari terkahir.
“Kami minta maaf sekaligus meluruskan bahwa suplai BBM aman dan stok tersedia, jadi masyarakat dihimbau jangan panik supaya pembelian dapat berjalan sperti biasanya dan tidak ada isu kelangkaan BBM,” kata Ali Uraidy, Kamis (12/10/2023).
Ali menjelaskan, terkait dengan ketidaknyamanan pelayanan BBM khususnya di Kota Weda dalam dua hari terakhir disebabkan ada keterlambatan kapal tanker.
“Cuaca buruk, tanker lambat masuk di Kota Ternate akhirnya berdampak pada penyaluran. Tapi bukan tidak disuplai sama skali ya, hanya saja berkurang,” ucapnya.
Karena keterlambatan itu, otomatis pasokan BBM di SPBU Halteng juga harus dikurangi, sehingga stok BBM nya minim. Kurangnya pasokan akhirnya menyebabkan ketidaknyamanan warga.
“Karena kapal itu terjadi keterlambatan, otomatis penyaluran hariannya pasti terkurangi. Contoh, permintaan masyarakat dalam sehari itu rata-rata 20 KL, karena mengalami keterlambatan kapal, akhirnya hanya 15 KL yang disuplai. Itu artinya ada 5 KL yang kurang, sehingga berdampak pada ketidak nyamanan,” urainya
Adapun per hari Senin kemarin pihaknya sudah melakukan normalisasi, dirinya mengakui efeknya masi tetap ada. Dan untuk hari ini, di SPBU Karya Weda, pasokannya ada 50 Kl.
“Hari senin kemarin suda kami normalisasi, tapi memang efeknya masi ada sih. Dan hari ini suda kita penuhi tanki-tanki, bahkan di SPBU Karya Weda hari ini kita kirim 50 Kl, dan yang kemarin itu masi ada tersisa stok 5 KL, baru tiba tadi pagi jadi total skitar 55 KL untuk penjualan hari ini. Jadi masyarakat juga kami himbau, ngga perlu panik, ya tetap seperti biasa sajalah,” bebernya
“Untuk jenis BBM yang masuk hari ini, ada Pertalite, Pertamax dan Dexlite. Untuk Pertashop itu, kami suplai Pertamax semuanya. Total Pertashop, untuk Lelilef hari ini kami suplai 18 KL dan untuk di Gemaf ada 5 KL. Jadi totalnya ada 23 KL,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan