poskomalut, Pekerjaan pembangunan jalan di Desa Wairoro Indah, Weda Selatan, Halmahera Tengah, Maluku Utara menjadi sorotan warga setempat.
Pasalnya, kegiatan fisik tersebut tanpa papan nama proyek. Juga di lokasi tidak ditemukan pengawasan dari pihak terkait ataupun konsultan.
Warga setempat pun menaruh sangka jika proyek jalan sertu dengan panjang hampir 2 km itu siluman.
“Proyek yang dikerjakan tanpa menggunakan papan nama itu indikasinya sebagai trik untuk membohongi masyarakat agar tidak termonitoring besar dan sumber anggaran,” kata salah satu warga kepada poskomalut, Senin (4/7/2025).
Ia menyebut, di lapangan, warga hanya mendapati para pekerja. Mereka berakivitas sudah hampir dua pekan terakhir tanpa ada pengawasan dari pemerintah.
“Warga tidak tahu ini proyek dari mana. Tidak ada informasi ini ruas apa, sumber dana dari mana, siapa yang kerja tidak ada sama skali terkait ini,” bebernya.
Menurutnya, pihak pemborong atau kontraktor harus memasang papan informasi pekerjaan, tujuannya warga bisa ketahui asal usul jalan yang dibangun di desa mereka.
“Nilainya berapa jangka waktu pekerjaan selesai kapan, serta konsultantannya siapa, kalau tidak ada semua, jangan-jangan ini siluman,” ujarnya menduga.
Ia menuturkan, jika tidak ada pengawasan, tentu warga perlu meragukan kualitas jalan yang dibangun.
“Pemasangan papan nama proyek merupakan implementasi azas transparansi, sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam proses pengawasan,” cetusnya.
Sesuai pantauan media di lokasi pekerjaan sampai berita ini diturunkan, papan informasi publik tak terpasang.
Terpisah, jurnalis media ini dalam upaya konfirmasi ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PURP) Halmahera Tengah terkait sumber proyek tersebut.



Tinggalkan Balasan