Proyek yang Diteken di Masa Salmin Terancam Batal

Kepala Dikbud Malut, Imran Jakub. Foto/vhir.

SOFIFI-pm.com, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara, Imran Jakub mengonfirmasi pekerjaan swakelola bakal dievaluasi.

Pekerjaan atau proyek swakelola yang bakal dievaluaasi bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Kepala Dikbud Malut, Imran Jakub mengatakan, evaluasi menyasar mulai dari penunjukan pejabat pembuat komitmen (PPK) dan penandatanganan dokumen kontrak pekerjaan.

Kata dia, evaluasi tersebut sudah sesuai petunjuk teknis (juknis).

“Seluruh paket DAK swakelola dievaluasi, terutama penunjukan PPK di masa Plt Kadikbud Salmin Janidi. Pekerjaan fisik maupun non fisik (perencanaan) kani tinjau kembali,” ungkap Imran, Rabu (22/5/2024).

Dirinya menyebutkan, Dikbud Maluku Utara dapat membatalkan penandatanganan kontrak pekerjaan.

Pembatalan berlaku apabila hasil audit internal Inspektorat Maluku Utara ditemukan adanya temuan.

“Bagi pihak ketiga (pelaksana) yang sudah mutual check atau MC-0 diminta segera setop sementara waktu. Karena dinas tidak bertanggung jawab apabila kontrak dibatalkan,” terangnya.

Disampaikan ada kejanggalan saat penandatanganan dokumen kontrak sebagian pekerjaan swakelola. Yakni penandatangan mendahului dokumen pelaksanaan anggaran (DPA).

“Saya masih mencari tahu kebenaran informasi yang saya dengar benar atau tidak. Jika kabar ini benar, maka menurut saya ini aneh. Kok bisa paraf dahului DPA atau menyusul di belakangnya,” tukasnya.

Komentar

Loading...