TERNATE-PM.com, Memenuhi Kebutuhan uang di Ramadhan dan hari raya Idul fitri, Bank Indonesia Maluku Utara menyiapkan uang tunai Rp1.1 Triliun.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara (BI Malut) Miftahul Manan, saat menyampaikan rilis resminya mengatakan, persediaan uang sebesaran Rp 1,1 Triliun tersebut, karena diprediksi kebutuhan uang di malut bakal dikisaran Rp 647,2 Miliar.
“berkomitmen menyiapkan kebutuhan uang tunai, yang diperkirakan sebesar Rp 647,2 miliar pada Ramadan/ldulfltri 2020, Ketersediaan tersebut untuk memenuhi kebutuhan uang tunai dalam rangka Ramadan dan Idul fltri, serta kegiatan ekonomi pada saat pandemi COVlD-19,”ujarnya.

Menurutnya, lonjakan kebutuhan uang tunai diprediksi mulai minggu ke II Mei 2020 merupakan puncaknya permintaannya sepekan menjelang Lebaran.

“Dalam membatasi penyebaran COVID-19, Bank Indonesia menghimbau masyarakat untuk menggunakan transaksi nontunai melalui digital banking, uang elektronik, dan QRIS (OR code Indonesia Standard),” ungkapnya.

Layanan penukaran uang kepada masyarakat disediakan melalui loket di bank umum/syariah. Bank Indonesia menekankan kepada perbankan untuk menggunakan layanan dengan protokol COVID 19, berupa penggunaan masker, pendeteksi suhu tubuh, dan penerapan physical distancing.

Penukaran uang dilayani oleh 68 Jaringan kantor bank di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara terhitung dari 29 April hingga 20 Mei 2020.

“Bank Indonesia mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi protokol pencegahan COVID 19. Bank Indonesia, perbankan, dan Penyelenggara Jasa Pengolahan Uang Rupiah (PJPUR), selalu memastlkan uang higenis guna memintigasi penyebaran COVID-19,”katanya.

Dalam rangka penyiapan dan layanan penukaran uang tunai. Bank Indonesia menyusun strategi internal dan eksternal. Secara internal, Bank Indonesia, seperti, menyediakan uang Iayak edar dan higenis mkarena uang selama 14 hari sebelum diedarka , menyemprot dismfektan area perkasan, sarana dan prasarana, sena memperhatikan higenitas SDM dalam mengelola uang, adapun Pendistribusian uang di seluruh wilayah kantor perwakilan Bank Indoneia secara nominal dan pecahan.

Dari sisi eksternal, Bank Indonesia berkoordinasi dengan perbankan dan PJPUR untuk, menjaga ketersediaan uang di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dengan kualitas baik dan jumlah cukup, menyediakan layanan penukaran uang di Ioket perbankan, memasukan pengolahan uang menerapkan aspek K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja). (Cha/red)