Harga Bahan Pokok di Kota Ternate Fluktuatif

Ilustrasi Bahan Pokok

TERNATE- PM.com, Mencermati perkembangan harga pasar periode mingguan ke IV (ke empat) bulan februari 2020, beberapa komoditi bahan kebutuhan pokok masyarakat maupun komoditas bahan strategis lainya yang di pantau ternyata ada yang mengalami fluktuatif harga.

Kepada
poskomalut.com, Jumat (28/2) Staf Dinas Perdagangan Kota Ternate Nurlina Nurdin
mengatakan, dalam pantauan Dinas Perdagangan minggu ke IV bulan februari, ada
kelompok bahan kebutuhan pokok masyarakat dari 11 komuditas  meliputi 51 jenis kebutuhan pokok yang
dipantau terdapat 13 jenis yang mengambil fluktuatif harga.

Kelompok
Bahan bangunan dari 8 Komuditas meliputi 65 jenis bahan bangunan yang dipantau
tidak ada yang mengalami fluktuatif harga, sedangkan untuk kelompok hasil
pertanian/pangan dari 7 komuditas meliputi 29 jenis hasil pertanian pangan yang
dipantau terdapat 6 jenis yang mengalami fluktuatif harga seperti berikut :

1.
Kacang tanah 1 Kg dari Rp 30.000 menjadi Rp 32.000 per Kg atau naik sebesar
93,75%

2.
Kacang hijau 1 Kg dari Rp 20.000 menjadi Rp 22.000 per Kg atau naik sebesar
10,00%

3.
Bawang merah 1 Kg dari Rp 80.000 menjadi Rp 55.000 per Kg atau turun sebesar
-31,25%

4.
Bawang putih 1 Kg dari Rp 80.000 menjadi Rp 55.000 per Kg atau turun sebesar
-31,25%

5.
Cabe keriting 1 Kg dari Rp 50.000 menjadi Rp 25.000 per Kg atau turun sebesar
-50,00%

6.
Cabe rawit 1 Kg dari Rp 100.000 menjadi Rp 25.000 per Kg atau turun sebesar -75,00%

Sementra
itu dari 1 komoditi meliputi 7 jenis hasil perkebunan yang dipantau terjadi 3
jenis yang mengalami fluktuatif harga seperti :

1.
Kakao/coklat 1 Kg dari Rp 29.000 menjadi Rp 28.000 per Kg atau turun sebesar
-3,45%

2.
Kopra 1 kg dari Rp 5.700 menjadi Rp 5.000 per Kg atau turun sebesar -12,28%

3.
Cengkeh 1 Kg dari Rp 69.000 menjadi Rp 68.000 atau turun sebesar -7,25%

Nurlina
menambahkan, kalau untuk bahan bakar minyak dari 3 komuditas meliputi 3 jenis
bahan bakar yang dipantau tidak ada yang mengalami fluktuatif harga, tutupnya.
(Ris/red)

Komentar

Loading...