poskomalut.com
baner header

Segarnya Buka Puasa Dengan Es Tebu Masri Djawa

TERNATE-PM.com, Saat buka puasa di bulan Ramadhan ada banyak hal yang dapat kita konsumsi, satu di antara yang paling terasa menyegarkan adalah sari buah es tebu. Dari namanya mungkin tergolong baru. Namun siapa sangka, ditangan pemuda bernama Masri Djawa asal Solo, Jawa Tengah ini, bahan baku gula ini mampu diracik menjadi minuman yang banyak diminati para pembeli.

Pedagang es buah seperti Masri,belakangan ini memang banyak menghiasi ruas jalan Kota Ternate. Mereka menggelar dagangannya mulai jam tiga sore sampai jam tujuh malam. Para pedagang es buah ini berharap bisa menangguk laba dari para pembeli yang mencari makanan dan minuman berbuka puasa.

“Es dari tebu yang dikonsumsi saat berbuka puasa ini,dipercaya, selain dapat menghilangkan dehidrasi, manfaat sari tebu juga dapat mengatasi berbagai macam penyakit. Diantaranya penyakit kuning, menyembuhkan infeksi, mengobati batuk ginjal hingga menetralkan gula darah,”ungkap Masri yang kesehariannya berjualan di pertigaan samping lapangan Salero ini, saat ditemui wartawan Minggu (2/5/2021).

Pria yang baru berada di Ibu Kota Ternate kurang lebih dua bulan ini mengakui, idenya mengubah bahan baku tebu menjadi es buah itu, berangkat dari pengalamannya selama berada di Jawa. Dari situ, dia kemudian mencoba peruntungan dengan berjualan es dari tebu di Kota Ternate.

“modalnya tidak seberapa,dan cara buatnya juga sederhana, tidak ada campuran bahan kimia, bahan bakunya murni dari tebu, saya bahkan belajar juga secara otodidak lewat You Tobe. Alhamdulilah banyak di minati pembeli terutama jelang buka puasa,”tuturnya.

Setiap harinya, Masri mampu menjual 80 hingga 100 bungkus es tebu. Dimana,satu buah es tebu tersebut, dijualanya seharga Rp 10.000. dengan harga murah, banyak pelanggan yang datang untuk membelinya.

“Hasilnya tidak seberapa, yang penting sudah usaha, dan lebih penting lagi bisa menutupi kebutuhan sehari-hari,”ucapnya.

Lantaran peminatnya cukup banyak,dia mengakui, dalam sehari bisa menghabiskan 100-120 batang tebu, yang dipesan dari luar daerah diantaranya Manado, Gorontalo, ada juga dari pulau Halmahera, Seraya mengakui, usahnya yang terbilang baru itu, kedepan akan dikembangkan terus, usai bulan suci Ramadhan.(Sm/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: