TERNATE-pm.com, Istri ketiga Aipda M alias Mito angkat bicara atas aksi penikaman yang dilakukan bukan berlatar belakang cemburu.

AT alias Anhy membantah pengakuan suaminya yang menyampaikan motif penikaman karena cemburu.

Anhy mengaku ia hanya meminta perhatian dari sang suami kepadanya dan sang buah hati.

Selain itu, M setelah menikah dengannya sudah tidak lagi memberi perhatian, meski Anhy dalam kondisi hamil hingga melahirkan sampai usia anak memasuki dua bulan.

“Sudah beberapa hari saya chat memohon untuk datang melihat dan menjaga anak, karena sudah tidak dilibatkan dalam kegitan apapun di kantor,” kata Anhy, Selasa (30/1/2023).

Anhy membeberkan, kedatangan suaminya sudah ada rencana, karena mengeluarkan semua barang barang miliknya dari dalam depot tanpa sepengetahuannya.

“Iya, dia datang tapi sudah ada rencana, karena dia (M) mengeluarkan semua barang-barang saya dari dalam depot tanpa sepengetahuan saya,”bebernya.

Bahkan selain mengeluarkan barang yang ada di dalam depot Anhy menyampaikan, M juga memalang depot menggunakan kayu di bagian pintu agar tidak bisa masuk.

“Dia (M) paku semua pintu di depot, padahal depot ini kita sewa dan saya yang buat dari awal setelah kita berumah tangga, bukan dia yang buat sendiri,” akunya.

Anhy juga mengakui, meski sempat marah namun tidak ada niat untuk menikam M, tapi M yang lebih dulu mengancam untuk menikam, sehingga hal itu terjadi.

“Dia mau tikam saya duluan, makanya saya langsung ambil gunting dan tikam dia (M) duluan,” jelasnya.

Saat ini Anhy mengungkapkan, tidak mau menerima M lagi, namun tetap menginginkan agar sang buah hati tetap diberikan nafkah.

“Saya sudah tidak mau lagi, tapi saya hanya minta agar dia tetap menafkahi anak kami saja, biar saja tidak yang penting adalah anak,” harapnya.

Kapolres Ternate, Niko Irawan melalui Kasi Humas Iptu Wahyuddin saat dikonfrimasi sebelumnya mengakui adanya laporan dugaan penikaman yang diterima SPKT Polres Ternate.

“Iya laporan itu ada di SPKat dan masih dipelajari lagi,” pungkasnya.