poskomalut, Bupati Halmahera Timur, Drs. Ubaid Yakub, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pertanian RI.

Kunjungan itu dalam rangka memperkuat sinergi pembangunan sektor perkebunan di Kabupaten Halmahera Timur.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Sekda Ricky CH. Ricfat, diterima langsung Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Dr. Abdul Roni Angkat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Halmahera Timur memaparkan potensi besar sektor perkebunan yang dimiliki daerahnya.

Berdasarkan data yang disampaikan, luas perkebunan kelapa eksisting di Kabupaten Halmahera Timur mencapai 45.602 hektare, sementara potensi pengembangan lahan perkebunan kelapa masih tersedia sekitar 48.843 hektare.

Bupati menjelaskan, bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk koordinasi sekaligus mengusulkan dukungan pemerintah pusat terkait pembangunan pabrik pengolahan kelapa. Juga bantuan bibit kelapa guna mendukung peningkatan produktivitas dan nilai tambah komoditas perkebunan di Halmahera Timur.

“Halmahera Timur memiliki potensi perkebunan kelapa yang sangat besar. Dengan dukungan pembangunan pabrik pengolahan kelapa dan bantuan bibit unggul, kami optimistis sektor perkebunan dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Ubaid.

Sementara, Sekretaris Daerah Ricky CH. Ricfat menyampaikan harapannya agar usulan pembangunan pabrik kelapa dapat menjadi perhatian pemerintah pusat.

Menurutnya, apabila belum dapat direalisasikan pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur berharap program tersebut dapat masuk dalam agenda pembangunan tahun mendatang.

“Kami berharap usulan ini dapat ditindaklanjuti. Jika belum memungkinkan tahun ini, semoga pada tahun depan pembangunan pabrik kelapa di Halmahera Timur dapat direalisasikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan pengembangan ekonomi daerah hal ini sesuai asta cita presiden republik indonesia terkait hilirisasi perkebunan kelapa,” ungkap Sekda.

Sebagai salah satu daerah dengan wilayah terluas di Provinsi Maluku Utara dan terbesar kedua setelah Kabupaten Halmahera Selatan, Kabupaten Halmahera Timur memiliki potensi sumber daya perkebunan yang sangat menjanjikan.

Oleh karena itu, dukungan pemerintah pusat dinilai penting untuk mendorong hilirisasi komoditas perkebunan, meningkatkan daya saing produk daerah, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur dalam memperjuangkan pembangunan sektor pertanian dan perkebunan yang berkelanjutan guna mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Menanggapi pemaparan tersebut, Direktur Jenderal Perkebunan meminta Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur segera menyampaikan surat permohonan resmi yang dilengkapi dengan data dan potensi perkebunan sebagaimana telah dipaparkan dalam pertemuan.