DARUBA-PM.com, Universitas Pasifik (Unipas) Morotai menggelar kegiatan dies natalis ke-IX bertempat di Pasar CBD Desa Gotalamo, Kecamatan Morotai Selatan, Rabu (9/4/2022).

Dies natalis ke-IX dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan termasuk pemberian penghargaan terhadap para pendiri kampus yang dianggap berjasa membangun pendidikan.

“Pada tanggal 14 Maret mendatang, di Gedung Morotai Islamic Center bakal dilaksanakan sidang senat terbuka dies natalis ke-IX tahun, dan pada kegiatan ini juga akan dianugerahkan penghargaan berupa pasifik award kepada pendiri kampus. Empat kategori yang dilakukan, yakni kegiatan utama di bidang ilmiah dalam hal ini adalah desiminasi penelitian, penulisan esai, bidang pameran atau bidang olahraga (Futsal champions), dan jalan sehat yang akan dilaksanakan di hari berikutnya, serta bidang seni budaya yaitu tarian tradisional dan modern dance yang dilaksanakan pada sebentar malam,” kata ketua panitia kegiatan, Almukmin Umar.

Ia mengatakan, soal pendidikan, Unipas juga mempunyai komitmen bersama dana mengembangkan kualitas maupun tridarma perguruan tinggi.

“Dies natalis ke-IX tahun, Unipas Morotai ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan kontribusi yang nyata bagi civitas akademika. Khususnya bangsa Indonesia pada umumnya. Selaku panitia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh civitas akademika Universitas Pasifik Morotai,”katanya.

Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Subhan Hayun, dalam sambutannya saat membuka acara menyampaikan, kampus Unipas bisa menjadi motivasi dan semagat untuk generasi kini dan masa yang akan datang.

“Bentuk dari dies Nntalis ini sebenaranya kita mau menginformasikan kepada seluruh masyarakat, kepada dinas terkait bahwa, Unipas bisa, Unipas unggul bisa membantu, bisa memberi kontribusi kepada pemerintah daerah dan secara luas masyarakat Kabupaten Pulau Morotai,” ucap Subhan.

Dikesempatan itu, Subhan mengungkapkan, bahwa capaian Unipas kurang lebih tiga tahun kebelakang ini dilihat dari sisi perguruan tinggi. Banyak dosen di Unipas yang lolos mengikuti hibah penelitian. Ini artinya SDM di Unipas itu sudah bisa. Karena dosen di Unipas punya riset.

Oleh karen itu, kehadiran dinas terkait dari Pemda Morotai sangat penting sehingga bisa bertukar data soal pengembangan kabupaten kedepan di sisi perikanan, pendidikan dan lainnya.

“Artinya Unipas bisa memberikan kontribusi ke Pemkab. Unipas banyak hal dibuat selama satu tahun kebelakang, baik akademik maupun non akademik. Tahun 2021 kemarin salah satu mahasiswa Unipas yang mewakili untuk pertukaran mahasiswa ke Singapura. Itu artinya Unipas bisa bersaing dengan kampus lain di Maluku Utara,” pungkasnya.