BOBONG-PM.com, Pemilik Perusahaan Konstruksi (kontraktor) di Kabupaten Pulau Taliabu, Fais Alwy atau yang di kenal dengan Toni melakukan aksi pemboikotan pintu masuk Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pulau Taliabu bersama para pekerjanya, Senin (01/04) siang
Aksi itu dilakukan kontraktor Toni bersama karyawannya lantaran sudah sangat kecewa dengan sikap Kadis PUPR yang tidak konsisten dengan pihak rekanan.
“Kadis persoalkan masalah anggaran, lalu kenapa dia mau bikin lagi pekerjaan baru, kegiatan baru, paket baru, sedangkan yg sudah jadi saja dia belum bayarkan dan anggarkan, lalu kenapa dia punya pekerjaan yang dia tangani dan baru dikerjakan itu dia anggarkan dan skrg sudah di keuangan semuanya,” jelas Toni.
Pihak rekanan, Toni juga meluahkan kekecewaannya kepada Kadis PU-PR, dia mengatakan bahwa, selaku putra daerah pulau Taliabu, seharusnya diberikan kemudahan dalam mengurus segala hal menyangkut usahanya, bukan malah terus disusahkan oleh pihak PU-PR.
“Saya ini kan anak negri, anak daerah yang harus diprioritaskan, saya juga kontraktor saya juga mitra daerah dan saya bantu daerah kan begitu, terus kenapa saya di rugikan, dari 2 Tahun yang lalu hingga tahun kemarin, belum di anggarkan juga cuma janji-janji saja,” geramnya.
Toni mengaku bahwa pemalangan kantor PU-PR itu terpaksa dilakukannya sebagai langkah terakhir karena katanya, setiap kali ia ingin bertemu dengan Kepala Dinas (Kadis) PUPR, Suprayidno, selalu saja diberikan alasan yang tidak jelas.
“Saya mau ketemu dia tapi tidak pernah bisa, selalu menghindar dan selalu bilang di rumah terus, jadi langkah yang saya ambil ini adalah sebuah alternatif terakhir karna sudah beberapa kali ada langkah persuasif untuk bagaimana bisa menyelesaikan persoalan ini cuma dia ini terkesan ingin menghindar terus jadi memang sudah tidak ada toleransi lagi,” akhir Toni. (Deni/red)


Tinggalkan Balasan