BOBONG-PM.com, Sebanyak 51 orang tim dari Satuan Tugas (satgas) penanganan covid-19 propinsi Maluku Utara yang terdiri dari unsur Korem 152 Babullah Ternate, Polda Maluku Utara, Kejaksaan Tinggi, Badan Intelijen Negara, Kepala BPBD Malut melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pulau Taliabu, Senin (05/4). Dalam kunjungan ini, satgas penanganan covid-19 Malut meninjau langsung proses penanganan covid-19 dan pelaksanaan Vaksinasi oleh Satuan Tugas penanganan covid – 19 di Kabupaten Pulau Taliabu
Menurut Kolonel Infanteri Wawan Subardjo, salah satu tim Satgas Covid-19 Malut, Satgas Covid 19 Malut melalui Kolonel Infanteri Wawan Subardjo mengapresiasi mekanisme penanganan Covid-19 yang menjadikan Taliabu sebagai daerah dengan tingkat kesadaran dalam penerapan penanganan covid-19 yang baik.
“Kami telah melihat secara langsung, bahwa proses penanganan covid-19 di Taliabu boleh di bilang sangat baik, kami tidak menyangka akan hal ini. Berbeda halnya dengan saya yang tinggal di Ternate untuk penerapan protokol kesehatan dengan yang ada di Taliabu sini,” ungkapnya mewakili satgas penanganan covid-19 Maluku Utara saat melakukan konferensi pers.
Lanjut Wawan, bahwa kesadaran penggunaan masker bukan hanya dari kalangan orang dewasa, namun setingkat usia anak-anakpun sudah seperti kewajiban dimasa pandemik ini
“Kenapa saya katakan demikian,?karena dikalangan anak kecil saja kesadaran menggunakan masker begitu di junjung tinggi. Ada anak kecil tadi 3 orang kita lihat di sini, mereka sudah menggunakan masker, kalau saya membandingkan dengan di Ternate misalnya di taman Nukila atau pantai Falajawa, mohon maaf saja itu tidak ada anak-anak yang menggunakan masker seperti di Taliabu, artinya bahwa di Taliabu ini mulai dari kalangan anak kecil sampai orang dewasa sangat menjunjung tinggi penerapan protokol kesehatan,” tandasnya.
Akan hal itu, ia mengatakan bahwa, menggunakan masker itu adalah kesadaran setiap orang, bukan karena tekanan atau paksaan, apalagi mengenai wabah yang melanda dunia saat ini belum bisa dipastikan kapan akan berakhir.
“Karena kita tau bersama bahwa kapan berakhirnya penyakit ini tidak bisa akan kita tau, tidak menutup kemungkinan saya saja yang telah di vaksin dua kali akan terpapar penyakit ini, Salah satu cara agar terhindar dari wabah Covid-19 yakni melakukan penerapan protokol kesehatan yang di awali dengan penggunaan masker,” tandasnya.
Selain itu, penilaian pihak satgas penanganan covid-19 propinsi Maluku Utara akan kesadaran penerapan Protokol Kesehatan bagi warga Taliabu juga ketika mereka berkunjung ke pasar rakyat Kota Bobong.
“Tadi kita berkunjung ke pasar, jujur saja kalau kita di ternate kalau kita mau kasi masker itu seperti bagaimana yah, tapi kalau disini mereka sudah semuanya ada, sehingga ini menjadi catatan kami bahwa kok beda yah dengan wilayah kita di ternate. Saya saja pak dengan sopir saya kalau berangkat ke kantor kalau dia tidak pakai masker saya turunin,” ujarnya.
Sehingga atas kesadaran penerapan protokol kesehatan mulai penggunaan masker dari anak kecil hingga kalangan orang dewasa sudah sangat-sangatlah benar, maka ia berharap kepada masyarakat khususnya Satgas untuk terus di pertahankan.
“Kami menghimbau semuanya, mulai dari pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama dan semuanya untuk selalu mengkampanyekan terkait dengan penerapan protokol kesehatan yang ada di wilayah masing-masing,” akhirinya. (den/red)


Tinggalkan Balasan